Sriwijayatoday.com, PALI — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan, yang digelar di Guest House Kabupaten PALI, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Asgianto bersama Sekretaris Daerah Kabupaten PALI Kartika Yanti, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.
Exit meeting ini menjadi tahapan penting sekaligus penutup dari rangkaian pemeriksaan BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten PALI Tahun Anggaran 2025.
Dalam kesempatan tersebut, tim BPK menyampaikan hasil evaluasi serta sejumlah rekomendasi strategis yang perlu segera ditindaklanjuti guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Bupati PALI, Asgianto, menyampaikan apresiasi atas pendampingan, arahan, dan masukan yang diberikan selama proses audit berlangsung. Ia menilai, pemeriksaan BPK merupakan bagian krusial dalam memperkuat sistem pengawasan serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional.
“Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan BPK secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh organisasi perangkat daerah. Tujuannya agar pengelolaan anggaran semakin efektif, transparan, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, transparansi keuangan daerah merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, Pemkab PALI terus mendorong peningkatan disiplin administrasi, kualitas pelaporan keuangan, serta penguatan pengawasan internal di setiap perangkat daerah.
Tak hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tindak lanjut atas rekomendasi BPK juga dipandang sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas di Kabupaten PALI.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara pemerintah daerah dan BPK, Pemkab PALI optimistis pengelolaan keuangan daerah ke depan akan semakin profesional dan bertanggung jawab.
Kegiatan exit meeting pun berlangsung dalam suasana serius namun penuh semangat kolaboratif—mencerminkan tekad bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan demi kemajuan Kabupaten PALI dan kesejahteraan masyarakat.










