RajaBackLink.com

Home / Headline

Sabtu, 26 Juli 2025 - 04:14 WIB

Ketua DPD KNPI 1 Sulsel Menyarankan Kedua Belah Pihak yang Bertikai Dipertemukan, Demisioner ketua umum PMTS periode tahun 2023-2024 : “IPMIL Tidak Suka Berdamai”

MUHAMMAD YUSUF HADING ( SULSEL ) - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com // Makassar, 25 Juli 2025, Menanggapi bentrokan yang melibatkan organisasi IPMIL (Ikatan Pemuda Mahasiswa Indonesia Luwu), Ketua DPD KNPI 1 Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan yang menyarankan agar kedua pihak yang bertikai segera dipertemukan untuk meredam eskalasi konflik. Namun, pernyataan tersebut justru menuai respons skeptis dari berbagai pihak, termasuk dari mantan Ketua Umum PMTS (Persatuan Mahasiswa Tau Sianakkang), periode 2023-2024.

Menurut demisioner Ketua Umum PMTS, seruan perdamaian yang disampaikan oleh Ketua KNPI Sulsel dinilai terlalu normatif dan tidak berdiri di atas realitas. “Bagaimana mungkin kita bicara soal damai jika salah satu pihak, yakni IPMIL, berkali-kali menunjukkan sikap agresif, bahkan tidak mengindahkan perjanjian perdamaian yang pernah disepakati sebelumnya di depan Kapolrestabes?” ungkap Demisioner Ketua Umum PMTS tersebut.

Ia menyebut bahwa pengalaman interaksi dengan IPMIL selama ini memperlihatkan pola yang sama, perjanjian perdamaian dibalas dengan arogansi. “IPMIL tidak suka berdamai. Itu bukan asumsi, tapi kesimpulan dari banyak peristiwa yang sudah terjadi sebelumnya” tambahnya.

Jauh sebelum konflik baru-baru ini, sekitar 2 tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2023 IPMIL juga sempat memicu konflik dengan melakukan penikaman secara tiba-tiba kepada salah satu mahasiswa asal Makassar tanpa ada sebab. Tindakan itu kemudian sempat memicu konflik antara PMTS dengan IPMIL yang kemudian berakhir penangkapan satu orang pelaku kader IPMIL dan terjadilah penandatanganan perjanjian perdamaian antara PMTS dan IPMIL yang dimediasi langsung oleh Kapolrestabes Makassar. Namun pada faktanya, mereka malah melanggar perjanjian perdamaian tersebut dengan melakukan penyerangan dan penikaman kepada Mahasiswa Makassar tanpa sebab.

Pernyataan Andi Surahman Batara selaku Ketua DPD KNPI 1 Sulsel yang juga mantan pengurus IPMIL Raya UMI dinilai tidak cukup menyentuh akar persoalan, apalagi jika tidak didahului dengan proses hukum yang adil terhadap pelaku penikaman yang masih belum ditangkap hingga hari ini. Masyarakat Makassar kini menanti langkah konkret dari pihak kepolisian melalui proses hukum bukan hanya narasi damai, tetapi penegakan hukum yang tegas sebagai prasyarat rekonsiliasi yang bermartabat.

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

INI CARA SATGAS TNI 412 KOSTRAD BANGKITKAN MINAT BELAJAR ANAK ANAK DI PEDALAMAN PAPUA*

Headline

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445, Polres Gowa Gelar Keja Bakti di 3 Masjid

Aceh Timur

Persidi IDI Siap Berlaga di Putaran 8 Besar Liga 3 Aceh, Berharap Doa dan Dukungan Masyarakat Aceh Timur..

Headline

Bhabinkamtibmas Kel Bontoramba Gowa Mediasi Warganya Melalui Problem Solving

Headline

Yonif Raider 514 Divif 2 Kostrad Gelar Karya Bakti Bedah Rumah

Headline

Lewat Vicon, Kapolres Gowa Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023

Headline

Imbas Pesta Narkoba Pengurus HIPMI Lampung Digeruduk BNN, Masyarakat Duga Karaoke Grand Mercure Jadi Tempat Peredaran Narkoba

Headline

Danramil 05/Bantargebang Bersama Yayasan Budha Tsu Tzi Turun Ke Wilayah Berikan Bantuan Sosial Peduli Covid-19 Untuk Warga Kurang Mampu