RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 20 November 2025 - 16:23 WIB

Pakar Siber Rusia Berikan Kuliah Umum di ITB, Bahas “Three Faces of AI in Cybersecurity”

Redaksi - Penulis Berita

Alexey
Lukatsky
diakui sebagai
salah satu pakar keamanan informasi paling terkemuka di Rusia dan dikenal luas
sebagai cybersecurity evangelist tidak hanya di Rusia tetapi juga di
tingkat global. Ia telah berkecimpung di industri keamanan informasi selama lebih
dari 30 tahun
. Sebelum bergabung dengan Positive Technologies, Alexey
bekerja di kantor Cisco Rusia dengan tanggung jawab mengembangkan bisnis
keamanan informasi di wilayah Rusia, CIS, dan juga Eropa.

Pada
tahun 2024, Alexey dianugerahi medali Virtuti Interneti,
penghargaan tertinggi dari Russian Internet Governance Forum bagi individu yang
memberikan kontribusi besar terhadap ekosistem internet dan keamanan siber.
Alexey juga aktif mengajar di berbagai institusi pendidikan dan organisasi
internasional, serta merupakan penulis lebih dari 600 artikel, lima
buku
, dan lebih dari tiga puluh kurikulum pembelajaran di bidang cybersecurity. Selain itu, Alexey
terlibat dalam penyusunan dan peninjauan berbagai regulasi dan kerangka hukum
terkait keamanan informasi dan perlindungan data pribadi.

Dalam kuliah umum tersebut, Alexey menjelaskan
bagaimana perkembangan kecerdasan buatan kini memiliki 3 wajah dalam konteks
keamanan siber: AI sebagai Penyerang (Attacker),
AI sebagai Pembela (Defender), dan AI
sebagai Korban (Victim).  Sebagai Penyerang (Attacker), AI semakin banyak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan
untuk meningkatkan skala dan kecepatan serangan. Teknologi ini mampu
mengotomatisasi phishing, mem-bypass sistem keamanan tradisional, hingga
menciptakan deepfake yang sangat meyakinkan.

Di sisi lain, AI menjadi alat signifikan bagi
tim keamanan dalam mendeteksi ancaman lebih dini. Dengan kemampuan menganalisis
pola anomali dan merespons insiden secara otomatis, AI membantu memperkuat
pertahanan organisasi dari berbagai bentuk serangan modern (Defender). Alexey juga menyoroti bahwa
sistem berbasis AI sendiri dapat menjadi target serangan (Victim), seperti manipulasi data training, eksploitasi model,
hingga prompt injection. Hal ini menuntut lahirnya pendekatan baru dalam
membangun keamanan untuk sistem berbasis AI. Kuliah umum ini mendapat
antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, serta praktisi yang hadir. Diskusi
berjalan interaktif, terutama terkait bagaimana organisasi dapat mempersiapkan
SDM siber yang mampu menangani ancaman berbasis AI di masa depan.

Positive Technologies
bersama PT DSON menyatakan komitmennya untuk mendukung ITB dalam memperkuat
ekosistem pendidikan siber nasional, sementara ITB menegaskan minat mereka
dalam mengadopsi kurikulum berstandar global yang relevan dengan perkembangan
permintaan pasar tenaga kerja di bidang keamanan siber.

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Stop Hunting di Forex: Mitos atau Fakta?

Ekonomi

KAI Divre III Palembang Ajak Penumpang Kereta Api Manfaatkan Fasilitas Gratis di Stasiun

Ekonomi

Antisipasi Aksi Unjuk Rasa di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Berhentikan KA Turangga di Stasiun Kiaracondong, Penumpang Dihimbau Datang Lebih Awal ke stasiun

Ekonomi

AnyMind Group ditunjuk sebagai distributor online eksklusif untuk Moyuum di Indonesia

Ekonomi

KAI Tambah Perjalanan Kereta Api untuk Dukung Mobilitas dan Wisata di Bulan November 2025

Ekonomi

Bersama Komisi V DPR RI, Kementerian PU Bahas Evaluasi Pelaksanaan APBN TA 2025 dan Rencana Program TA 2026

Ekonomi

Menentukan Budget Liburan Impian dengan Lebih Realistis

Ekonomi

Perbaikan Perlintasan Sebidang JPL 10 Jalan Kebonsari & JPL 26 Jalan Kalijaten, Pengendara Supaya Antisipasi