RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 27 November 2025 - 15:36 WIB

KAI Lengkapi Sistem Keamanan LRT Jabodebek dengan 1.129 Unit CCTV di Rangkaian Kereta dan Stasiun

Redaksi - Penulis Berita

KAI memasang 1.129 unit CCTV di LRT Jabodebek, terdiri dari 434 unit di rangkaian kereta dan 695 unit di stasiun, untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna.

Bekasi, 27 November 2025 – KAI melengkapi sistem keamanan dan keselamatan pengguna melalui pemasangan 1.129 unit CCTV yang tersebar di seluruh rangkaian kereta dan stasiun. Penguatan pengawasan ini menjadi bagian dari komitmen KAI menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tertib.

Total 434 unit CCTV terpasang di seluruh rangkaian kereta LRT Jabodebek. Setiap rangkaian kereta LRT Jabodebek memiliki 14 unit CCTV, terdiri dari 2 CCTV di setiap kereta (car) yang ditempatkan di ujung depan dan belakang untuk memantau situasi, ditambah 2 CCTV tambahan di area kabin untuk memantau petugas train attendant serta kondisi jalur.

Sementara itu, 695 unit CCTV lainnya dipasang di 18 stasiun LRT Jabodebek dengan cakupan area yang luas dan strategis, mulai dari pintu masuk, loket, area parkir, peron, jalur evakuasi, hingga titik-titik rawan yang membutuhkan pengawasan khusus.

Semua unit CCTV tersebut, terhubung secara real time dan diawasi selama 24 jam dari Operation Control Centre (OCC) sehingga memungkinkan seluruh insiden dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat oleh petugas keamanan stasiun maupun petugas di rangkaian kereta.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menegaskan bahwa pelengkapan sistem keamanan melalui CCTV merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI untuk menjaga keselamatan dan ketertiban transportasi publik.

“Kami ingin memastikan seluruh pengguna LRT Jabodebek merasa aman sejak melangkah ke stasiun hingga tiba di tujuan. Dengan total lebih dari 1.000 CCTV yang aktif 24 jam, kami mampu memantau pergerakan di stasiun dan kereta secara menyeluruh, mengantisipasi potensi gangguan, serta merespons cepat jika terjadi kondisi darurat,” ungkap Purnomosidi.

Purnomosidi menambahkan, pengawasan CCTV juga berperan penting dalam menjaga kelancaran arus naik-turun penumpang di peron. “Rekaman CCTV membantu petugas kami memastikan proses naik-turun penumpang berlangsung tertib, terutama saat jam sibuk. Selain itu, bukti rekaman juga sangat membantu dalam penyelidikan jika terjadi insiden, baik terkait keamanan maupun operasional,” lanjutnya.

Penempatan CCTV di stasiun dan rangkaian kereta LRT Jabodebek ini merupakan bagian dari sistem pengamanan objek vital nasional dengan memanfaatkan teknologi sehingga membantu petugas keamanan untuk bekerja lebih efektif.

Berita ini 3 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

PETITE UTOPIA di PIK Avenue: Dunia Mini Penuh Warna

Ekonomi

Komitmen Implementasikan Continual Improvement, Pelindo Solusi Logistik Pertahankan Sertifikasi ISO 37001:2016

Ekonomi

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 2,4 Juta pada September 2025

Ekonomi

Pertamina Foundation Datangkan Psikolog Anak untuk Edukasi Pembelajaran Efektif Anak Usia Dini

Ekonomi

DIGITERA: Mahasiswa BINUS @Malang Siap Bantu UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Campus Exporter Program

Ekonomi

Pakar Ekonomi dan Kesehatan: Atasi Permasalahan Rokok Demi Mendukung Keberlanjutan Pariwisata Bali

Ekonomi

BRIAPI dan Fintech Payara Jalin Kemitraan Strategis, Percepat Akses Layanan Keuangan Digital

Ekonomi

Sebagai Pelopor AI, BINUS University Dorong Ekosistem Kerja Kreatif Berbasis Teknologi untuk Kemajuan Indonesia