RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:43 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Siap Layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026

vritimes - Penulis Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Srabaya menetapkan kesiapan penuh menghadapi Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya menegaskan bahwa seluruh unsur KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan layanan secara menyeluruh untuk mendukung mobilitas masyarakat pada perjalanan akhir tahun khususnya keberangkatan dari Stasiun Malang.

Luqman Arif menyampaikan bahwa masa libur panjang Natal dan Tahun Baru selalu menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul dengan keluarga maupun untuk berwisata. Menurutnya, keandalan transportasi publik turut menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat dari berbagai daerah.

Tahun ini KAI Daop 8 Surabaya menyediakan kapasitas angkut sebesar 6.184 tempat duduk per hari, atau 111.312 tempat duduk selama Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung selama 18 hari khususnya KA keberangkatan dari Stasiun Malang.

Sementara itu, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 13 KA keberangkatan dari Stasiun Malang, yang terdiri dari 12 KA Reguler dan 1 KA Tambahan.

KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan rangkaian penguatan teknis dan operasional secara komprehensif. Ramp check bersama DJKA dilakukan di Stasiun Malang, termasuk pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum pada sarana dan stasiun. Pemeriksaan jalur secara Bersama – sama juga telah dilakukan Management PT KAI Daop 8 Surabaya untuk memastikan kesiapan pelayanan dan prasarana sebelum masa puncak perjalanan.

Pada sisi pelayanan pelanggan di Stasiun Malang, KAI Daop 8 Surabaya menambah 7 Customer Service Mobile (CSM), 15 Relawan Railfans, serta menghadirkan program tematik seperti Merchandise for Kids, Fun Activity for Kids, dan dekorasi stasiun serta kereta dengan nuansa akhir tahun.

Dari sisi pengamanan, KAI Daop 8 Surabaya menambah 10 petugas pengamanan eksternal di Stasiun Malang yang terdiri dari 6 personil Garnisun, 2 personil TNI, dan 2 personil Polri, serta akan melakukan patroli rutin dan kolaborasi bersama Kewilayahan setempat, sidak serentak, serta rutin melakukan pemantauan CCTV yang beroperasi penuh 24 jam.

Untuk mendukung kelancaran operasional, KAI Daop 8 Surabaya mengerahkan 5 petugas tambahan yang melakukan pemantauan di daerah pemantauan khusus dan 4 petugas tambahan yang mencakup pemeriksa jalur yang berdinas di antara Stasiun Sengon s.d Stasiun Kesemben.

Kami menetapkan keselamatan sebagai tujuan utama, menjaga performansi perjalanan, dan meningkatkan kenyamanan pelanggan pada seluruh tahapan perjalanan mulai dari sebelum keberangkatan hingga setelah tiba di stasiun akhir. Kami memastikan layanan KAI Daop 8 Surabaya siap mendukung masyarakat menikmati perjalanan akhir tahun dengan aman dan lancar.

“Kami juga mengajak pelanggan melakukan pemesanan sejak awal agar mendapatkan jadwal sesuai kebutuhan. Ketersediaan tiket dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI yang menyajikan informasi secara real time,” tutup Luqman Arif.

Tentang PT KAI Daop 8 Surabaya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya merupakan penyedia jasa transportasi kereta api.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tokocrypto Tingkatkan Pemahaman Kripto di Kalangan Generasi Muda Indonesia

Ekonomi

WSBP Terima Penghargaan pada The Best Corporate Emmision Reduction Transparency Awards 2025

Daerah

Celah Korupsi Dalam Sistem Pajak BPHTB, Kabupaten Bekasi Rugi Ratusan Juta

Ekonomi

Pendekatan Inovatif MLV Teknologi dalam Membangun Smart Office untuk Efisiensi dan Produktivitas Optimal

Ekonomi

Mengapa Kamu Harus Punya Tujuan dalam Menabung

Ekonomi

Digital Marketing 2025: Bangun Reputasi Digital Anda Bersama CLAV Digital

Ekonomi

KA BIAS Jadi Primadona di Wilayah Daop 7 Madiun Selama Libur Nataru 2025/2026

Ekonomi

PTPN I, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Peran dalam Program 8+4+5