RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:36 WIB

Antisipasi Bencana, KAI Divre IV Tanjung Karang Pasang Sensor Pemantau di Jalur Rawan

vritimes - Penulis Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang terus memperkuat upaya mitigasi bencana guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemasangan sensor pemantau kondisi alam di sejumlah titik rawan jalur kereta api.

Kepala Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang empat unit sensor pemantau yang dapat memonitor kondisi lingkungan secara real time. Sensor-sensor tersebut ditempatkan di wilayah Sukamenanti, Blambangan Umpu, Kotabumi, dan Sepancar, yang merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan alam, khususnya saat curah hujan meningkat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang terus memperkuat upaya mitigasi bencana guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (18/12/2025). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemasangan sensor pemantau kondisi alam di sejumlah titik rawan jalur kereta api.

Kepala Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang empat unit sensor pemantau yang dapat memonitor kondisi lingkungan secara real time. Sensor-sensor tersebut ditempatkan di wilayah Sukamenanti, Blambangan Umpu, Kotabumi, dan Sepancar, yang merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan alam, khususnya saat curah hujan meningkat.

“Pemasangan sensor ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pemantauan secara langsung dan berkelanjutan, kami dapat segera mengetahui kondisi di lapangan saat terjadi hujan lebat atau potensi gangguan lainnya, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Ramdany.

Ia menambahkan, data yang diterima dari sensor tersebut menjadi acuan penting bagi petugas di lapangan dan pusat pengendalian perjalanan kereta api dalam mengambil keputusan operasional, termasuk penanganan dini terhadap potensi bencana seperti longsor, banjir, maupun pergeseran tanah di sekitar jalur rel.

Selain pemasangan sensor, KAI Divre IV Tanjung Karang juga telah menyiagakan berbagai peralatan dan material darurat di seluruh kantor resort. Tidak hanya itu, petugas tambahan turut ditempatkan di daerah-daerah yang masuk dalam kategori perhatian khusus di wilayah operasional Divre IV Tanjung Karang untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Seluruh langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab KAI dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman dan andal kepada masyarakat, khususnya selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru yang memiliki tingkat mobilitas tinggi,” lanjut Ramdany.

Dengan berbagai upaya mitigasi tersebut, KAI Divre IV Tanjung Karang optimistis dapat meminimalkan risiko gangguan perjalanan kereta api serta menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

“Kami berharap Angkutan Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan nyaman menggunakan kereta api,” tutup Ramdany.

“Pemasangan sensor ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pemantauan secara langsung dan berkelanjutan, kami dapat segera mengetahui kondisi di lapangan saat terjadi hujan lebat atau potensi gangguan lainnya, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Ramdany.

Ia menambahkan, data yang diterima dari sensor tersebut menjadi acuan penting bagi petugas di lapangan dan pusat pengendalian perjalanan kereta api dalam mengambil keputusan operasional, termasuk penanganan dini terhadap potensi bencana seperti longsor, banjir, maupun pergeseran tanah di sekitar jalur rel.

Selain pemasangan sensor, KAI Divre IV Tanjung Karang juga telah menyiagakan berbagai peralatan dan material darurat di seluruh kantor resort. Tidak hanya itu, petugas tambahan turut ditempatkan di daerah-daerah yang masuk dalam kategori perhatian khusus di wilayah operasional Divre IV Tanjung Karang untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Seluruh langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab KAI dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman dan andal kepada masyarakat, khususnya selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru yang memiliki tingkat mobilitas tinggi,” lanjut Ramdany.

Dengan berbagai upaya mitigasi tersebut, KAI Divre IV Tanjung Karang optimistis dapat meminimalkan risiko gangguan perjalanan kereta api serta menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

“Kami berharap Angkutan Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan nyaman menggunakan kereta api,” tutup Ramdany.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Semua Hal tentang Keunggulan dan Cara Kerja XRP ETF

Ekonomi

HUT Kogabwilhan III: Trisula Open Championship 2025 Hadirkan Semangat Persatuan di Papua

Ekonomi

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026

Ekonomi

Terra Drone Indonesia Hadir di Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025, Tampilkan Solusi Drone untuk Transformasi Industri

Ekonomi

Barantum: Solusi Omnichannel dan WhatsApp Business API

Ekonomi

Aset Kripto Legal di Indonesia Tembus 1.342 Token, OJK Siapkan Regulasi Baru

Ekonomi

Sribu Tunjuk COO Baru, Capai Rekor Pertumbuhan Transaksi 67 persen

Ekonomi

CLAV Digital dan Ceritahantu.id: Membawa Horor Indonesia ke Kancah Global