RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:15 WIB

KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Sejak Dini dan Waspadai Penipuan Tiket

vritimes - Penulis Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak jauh-jauh hari dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Imbauan ini disampaikan untuk memberikan kemudahan, kepastian perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan pada momen libur Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang.

KAI Daop 2 Bandung menilai perencanaan perjalanan lebih awal menjadi langkah penting agar masyarakat dapat memilih jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan, sekaligus menghindari kepadatan pemesanan tiket menjelang puncak arus mudik. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan untuk pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran nanti. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak dini agar dapat memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan dan perjalanan dapat berlangsung dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar Kuswardojo.

Selain imbauan perencanaan perjalanan, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan penjualan tiket kereta api yang kerap muncul menjelang masa angkutan Lebaran. Penipuan umumnya dilakukan dengan menawarkan tiket murah melalui media sosial, pesan singkat, maupun jalur tidak resmi yang mengatasnamakan PT KAI.

Kuswardojo menegaskan bahwa KAI tidak pernah menjual tiket melalui jalur tidak resmi. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran tiket di luar kanal resmi. Tiket kereta api hanya dapat dibeli secara sah melalui aplikasi Access by KAI, website resmi booking.kai.id, serta channel penjualan eksternal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tegasnya.

Kuswardojo menambahkan, pembelian tiket melalui saluran resmi akan memberikan kepastian data perjalanan, perlindungan konsumen, serta kemudahan dalam mendapatkan informasi terkait jadwal, tarif, dan kebijakan perjalanan kereta api. KAI juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pelanggan akibat pembelian tiket melalui pihak tidak resmi.

KAI Daop 2 Bandung terus mengajak masyarakat untuk selalu memanfaatkan layanan resmi KAI serta mengikuti informasi terkini yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman informasi sekaligus memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan lancar.

Dengan perencanaan yang matang serta kewaspadaan terhadap potensi penipuan, KAI Daop 2 Bandung berharap momen mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung tertib, selamat, dan berkesan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi pilihan transportasi andalan masyarakat Indonesia.

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bulan Ramadhan Nyaman Naik Evista dari dan ke Bandara atau Stasiun Juga Rental Mobil Listrik

Ekonomi

Mengelola Stok Itu Ibarat Diet: Jangan Sampai Berlebihan!

Ekonomi

5 Rekomendasi Sekolah Internasional Berkurikulum IB di Jakarta, Salah Satunya BINUS SCHOOL Simprug

Ekonomi

Mudah dan Cepat! Gunakan Program Laporan Keuangan yang Otomatis dan Akurat

Ekonomi

Jawab Tingginya Permintaan di Bidang Marketing, Sribu Luncurkan Kontes Jasa

Ekonomi

Stasiun Mojokerto Layani Lebih dari 280 Ribu Pelanggan di Triwulan III 2025: Mobilitas Naik, Ekonomi Daerah Kian Bergerak

Ekonomi

5 Faktor yang Bisa Menggerakkan Harga Emas Meski Terlihat Stabil

Ekonomi

Hisense dan Yayasan Medicom Charity Menandatangani MoU untuk Penyaluran Donasi Medical Monitor di Indonesia