RajaBackLink.com

Home / Uncategorized

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:02 WIB

Bittime Hadirkan Fleksibel Staking $XAUT di Tengah Dinamika Geopolitik dan Tren Cadangan Emas Global

Bagas - Penulis Berita

Jakarta, 18 Februari 2026 – Dinamika cadangan emas global kembali menjadi sorotan,  setelah laporan terbaru dari CNBC Indonesia mengungkap tren peningkatan akumulasi emas oleh sejumlah bank sentral dunia. Fenomena ini menempatkan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang dinilai mampu menjaga stabilitas nilai di tengah ketidakpastian geopolitik.

Peningkatan pembelian emas oleh negara-negara besar ini mencerminkan upaya diversifikasi cadangan, dan penguatan stabilitas jangka panjang. Tren ini juga meningkatkan perhatian investor ritel terhadap aset berbasis emas sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko.

Dalam hal ini, tren tersebut turut memicu minat investor pada emas berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset digital. Sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. 

Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.

Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD)  berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, seperti Bittime.

Lebih lanjut, Bittime saat ini menggelar kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, investor jangka-panjang dapat memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru. Fleksibel staking hadir tanpa batas locked periode tertentu, sehingga investor dapat memanfaatkan asetnya kapan saja.

Bittime melihat bahwa perkembangan ini menunjukkan perubahan cara masyarakat mengakses instrumen safe haven. Dengan tersedianya produk berbasis emas dalam ekosistem aset digital, investor memiliki lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan strategi investasinya dengan kondisi pasar yang terus berkembang.

Namun tentu, perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing profil sebelum memulai perdagangan atau investasi aset kripto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemuda Pancasila PAC Makassar dalam kebersamaan.

Uncategorized

Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis Kereta Api

Uncategorized

Kartini di Lintas Rel: Petugas LRT Jabodebek Berkebaya, Ajak Masyarakat Rayakan Emansipasi di Transportasi Publik

Uncategorized

Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB

Uncategorized

Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional

Uncategorized

KAI Services Gelar Kegiatan Buka Bersama Porter Serentak di 15 Stasiun

Uncategorized

MyRepublic Indonesia Kembali Ukir Dua Prestasi di Asian Telecom Awards 2026

Uncategorized

Letkol Inf Fendri Navyanto Ramita Resmi Jabat Komandan Brigade Infanteri Para Raider 17 Kostrad