RajaBackLink.com

Home / Uncategorized

Jumat, 10 April 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Tunjukkan Kinerja Positif, Tren Bullish Masih Terjaga Sepanjang Pekan

Bagas - Penulis Berita

Pergerakan harga emas global sepanjang pekan ini mencatatkan performa yang cukup impresif dengan kecenderungan menguat di tengah dinamika pasar yang masih diliputi ketidakpastian. Berdasarkan kajian terbaru dari Dupoin Futures, logam mulia tersebut berhasil mempertahankan tren naik yang solid, didukung oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang saling menopang.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa dari perspektif teknikal, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 menunjukkan sinyal penguatan yang cukup konsisten. Salah satu indikator penting adalah keberhasilan harga menembus area Moving Average (MA) 21 dan 34, yang sebelumnya berperan sebagai resistance dinamis. Saat ini, level tersebut telah beralih fungsi menjadi support, yang memperkuat struktur tren bullish dalam jangka pendek.

“Breakout ini menjadi konfirmasi bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar. Selama harga bertahan di atas area Moving Average, maka peluang kenaikan lanjutan masih terbuka lebar,” ujar Geraldo dalam analisisnya.

Selain itu, indikator Stochastic juga memberikan sinyal yang sejalan dengan tren tersebut. Posisi indikator yang berada di atas level 50 dan bergerak naik mencerminkan bahwa momentum penguatan masih terjaga. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat beli investor belum mengalami penurunan signifikan, sehingga ruang untuk kenaikan harga masih cukup besar.

Dengan dukungan sinyal teknikal tersebut, XAU/USD diproyeksikan berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance terdekat di level 4.946. Apabila level ini berhasil ditembus secara meyakinkan, maka target kenaikan berikutnya berada di kisaran 5.047. Level tersebut menjadi area kunci yang saat ini tengah menjadi perhatian pelaku pasar, khususnya bagi trader jangka pendek.

Di sisi lain, faktor fundamental juga memainkan peran penting dalam menopang pergerakan harga emas sepanjang minggu ini. Salah satu pendorong utama adalah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve. Investor mulai memperkirakan adanya peluang pelonggaran kebijakan, termasuk kemungkinan penurunan suku bunga, seiring dengan tren inflasi di Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda moderasi.

Kondisi tersebut berdampak pada penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS, yang pada akhirnya mengurangi daya tarik aset berbasis bunga. Dalam situasi seperti ini, emas kembali dilirik sebagai alternatif investasi yang menarik, mengingat perannya sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Tak hanya itu, pelemahan dolar AS juga turut memberikan kontribusi terhadap kenaikan harga emas. Hubungan terbalik antara dolar dan emas membuat logam mulia ini cenderung menguat ketika nilai tukar dolar melemah. Dengan dolar yang lebih rendah, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor global, sehingga meningkatkan permintaan di pasar internasional.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik. Situasi ini mendorong investor untuk mengadopsi sikap lebih berhati-hati (risk-off), dengan meningkatkan alokasi aset pada instrumen safe haven seperti emas. Permintaan yang stabil dari investor institusi serta bank sentral juga menjadi penopang tambahan bagi pergerakan harga.

Secara keseluruhan, kinerja emas sepanjang pekan ini mencerminkan fondasi yang cukup kuat untuk mempertahankan tren kenaikan. Kombinasi antara sinyal teknikal yang positif dan dukungan fundamental yang solid menjadi faktor utama yang menjaga momentum bullish tetap terjaga.

Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati berbagai perkembangan eksternal yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan harga ke depan. Rilis data ekonomi penting serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter dapat menjadi katalis yang memicu volatilitas dalam jangka pendek.

Dengan struktur tren yang masih solid dan dukungan sentimen global yang positif, emas diperkirakan tetap berada dalam jalur penguatan dalam waktu dekat. Selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju level resistance berikutnya masih terbuka lebar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Uncategorized

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dorong Efisiensi Proses Internal dan Teamwork untuk Wujudkan Operational Exellence melalui Simulasi Lean Six Sigma

Uncategorized

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Uncategorized

Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

Uncategorized

Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil

Uncategorized

Krakatau IT Dukung Peningkatan Kompetensi Guru YPKS Melalui Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)

Uncategorized

Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan

Uncategorized

Babinsa Koramil 03/Teluk Pucung Bersama Personil BKO Ingatkan Pengunjung Dan Pengelola Mall Untuk Meningkatkan Prokes

Uncategorized

Bebas Overthinking, Ini Cara Lacak dan Amankan Kirim Paket Ke Luar Negeri