RajaBackLink.com

Home / Nusantara

Selasa, 7 September 2021 - 10:19 WIB

Pangdivif 1 Kostrad Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Panglima Divisi Infantri (Pangdivif) 1 Kostrad Mayjen TNI Dedy Kusmayadi didampingi Muspika Kecamatan Dramaga meninjau ke lokasi pembangunan jembatan gantung di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Dedy Kusmayadi mengatakan, dari hasil kunjungan pembangunan berjalam lancar sesuai rencana. Bahkan melampaui target yang sudah ditetapkan. Kalau dilihat grafiknya sudah tinggi capaiannya. Adanya kerja sama TNI dan pemerintah daerah, tujuan strategisnya yakni kebersamaan antara TNI dengan rakyat dan kemanunggalan dengan rakyat. ”Kita hanya butuh bahan kontak yang sudah disiapkan pemerintah daerah. Dalam program pemerintah ini, kita kerja sama dengan TNI. Dengan adanya program pemerintah daerah, TNI bisa menyatu dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program kerja sama pembangunan jembatan gantung antara pemerintah daerah dengan Kostrad total ada sebelas jembatan gantung yang tersebar di kabupaten. TNI berharap jembatan gantung ini bisa bermanfaat dan dapat membantu mobilitas masyarakat.

“TNI akan selalu siap membantu kapanpun untuk membangun jembatan gantung, tergantung kebijakan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PSU pada DPKPP Kabupaten Bogor, Nunung Toyibah, mengatakan, kerja sama pembangunan jembatan gantung antara TNI dengan pemerintah daerah merupakan terobosan. Terbukti, progres pembangunan jembatan gantung di Ciherangpentas, Desa Ciherang, cukup memuaskan. Target yang diberikan sudah melampaui. Oleh karena itu, ia optimistis pelaksanaannya bakal tepat waktu dan tepat manfaat. ”Total jembatan gantung yang dibangun di Kabupaten Bogor ada 33 jembatan. Yang dikerjakan Kostrad ada 11 jembatan dan yang dikerjakan Korem ada 22 jembatan,” katanya.

Ia menjelaskan, dari 33 jembatan gantung yang saat ini tengah dibangun ada dua jembatan gantung yang cukup panjang hingga mencapai 111 meter, yakni di Kecamatan Rancabungbur dan Kecamatan Rumpin. Kedua jembatan tersebut cukup menyita teknologi dan sumber daya. Namun ketika jembatan tersebut selesai dibangun, diharapkan dapat membangkitkan ekonomi di sekitar jembatan. Sebab, pemandangan di jembatan tersebut menyajikan destinasi wisata.

“Bupati Bogor Ade Yasin sudah mengarahkan ke kita agar desain jembatan seperti Jembatan Pelangi. Jadi, itu bisa menarik wisata dan berdampak ke peringkat ekonomi warga sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Dramaga, Ivan Pramudia, mengatakan, di Kecamatan Dramaga jembatan gantung ada dua titik yakni Desa Purwasari dengan Desa Ciherang. ”Kita berharap dengan di¬bangunnya jembatan gantung ini bisa mendongkrak perekonomian warga,” tukasnya. (Penkostrad).
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Haryantana, S.H.

Syarip

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nusantara

Danramil 04 / Kepulauan Seribu , Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Jaya Tahun 2022

Nusantara

Satgas Covid-19 Tinjau Pos Perbatasan Kalbar-Kalteng Terkait Penanganan Covid-19 di Kabupaten Melawi

Nusantara

Brigif Raider 9 Kostrad Laksanakan Karya Bhakti Perbaikan Infrastruktur Umum Bersama Masyarakat

Nusantara

Jangan Anggap Biasa Namun Akibatnya Luar Biasa, Babinsa Koramil 04/Jatiasih Lakukan PPKM Mikro Dipasar

Nusantara

Jaga Kebersihan Dan Kenyamanan Lingkungan Babinsa Koramil 01/Kranji Bersama Warga Dan Mitra Jaya Laksanakan K3

Nusantara

Gudang Pengoplosan Gas Bersubsidi di geruduk Mabes Polri

Nusantara

Pangkostrad Bersama Warga Makostrad Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/2021 M

Nusantara

Babinsa Koramil 05 TA Himbau Protokol Kesehatan Saat Vaksinasi di Kampung Bali