RajaBackLink.com

Home / Headline

Selasa, 1 Maret 2022 - 20:46 WIB

Begini Geramnya DPRK Aceh Timur Kepada Menag, Terkait Analogi Suara Toa dan Anjing

Bagas - Penulis Berita

Aceh Timur | Sriwijayatoday.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kembali membuat gaduh lewat pernyataan kontroversialnya. Kali ini Yaqut membandingkan sautan suara azan di masjid dengan gonggongang anjing, hewan yang diharamkan dalam Islam.

Yaqut pun mendapat kecaman dari berbagai pihak atas pernyataannya tersebut, termasuk dari seluruh Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten (DPRK).

Ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri melalu Tgk Ihsani sekretaris komisi E dari fraksi partai Aceh (PA) kepada awak media dalam konferensi pers pada Selasa (1/3/2022) menilai, Yaqut sebagai pejabat publik tidak pantas mengeluarkan statmen yang menyinggung perasaan umat beragama.

“Nampaknya sang menteri kekurangan ide dan gagasan,”ujar Tgk IHSANI usai menggelar rapat bersama Kemenag Aceh Timur.

Politisi muda Partai Aceh (PA) ini menegaskan bahwa azan merupakan panggilan hikmah yang bernafas kemerdekaan dan simbol ketaatan umat kepada Allah.

“Harusnya menteri Yaqut urus saja pekerjaan rumah (PR) keumatan yang subtansial selaras dengan kondisi kekinian bangsa saat ini, seperti penyebaran aliran sesat. penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba dan tantangan bangsa lainnya,.

Tgk Ihsani juga mengatakan bahwa menteri agama Yaqut
Segera membuat mengklarifikasi pernyataan tersebut serta meminta maaf kepada semua umat Islam apa lagi bulan depan sudah memasuki bulan Ramadhan.

Untuk diketahui, kegaduhan ini terjadi setelah Yaqut mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushala.

Yang lebih menyakitkan umat muslim ketika Menag Yaqut membandingkan sautan suara azan dengan gonggangan anjing, meskipun perbandingan itu hanya sebagai tamsilan Yaqut.pungkas Tgk Ihsani.

Sementara kepala departemen agama Aceh Timur H.Salman saat di konfirmasi media ini mengatakan terkait surat edaran menteri agama untuk sementara ini kami belum menyampaikan kepada masyarakat takut menjadi salah tafsir,jadi untuk sementara kita diamkan dulu (silenced). (yahdien)

Berita ini 79 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Pangkostrad Kunjungi Pelaksanaan Satgas Operasi Madago Raya 2021 di Poso

Headline

Ampehra Aceh Timur, Berharap Pemerintah Daerah, Segera Sosialisasikan Tapal Batas Hutan  

Headline

Diduga Hendak Lakukan Penyerangan, Unit Resmob Polres Gowa Amankan Dua Pemuda Bawa Busur dan Ketapel

Aceh

Kertas Ujian Tak Tersedia Warga Minta Kepsek Mundur Dari Jabatannya

Headline

Nasabah Setia BRI Cabang Sungguminasa dan Pallangga Keluhkan Pelayanan, Terjebak “Blacklist” Tanpa Pemberitahuan**

Headline

Sidang Pemilihan Caba PK Gel. I TA. 2026 Panda Makassar, Kasdam XIV/Hsn Tegaskan Seleksi Profesional dan Objektif

Daerah

Wali Murid Resah Berkedok Komite Diduga Sekolah SMPN 17 Kota Bekasi Lakukan Pungli

Headline

Jelang Pergantian Tahun, Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkopimda Sulsel Mengikuti Press Release dan Vidcon Pemantauan Pengamanan Tahun Baru 2024 Dengan Panglima TNI dan Kapolri