RajaBackLink.com

Home / Daerah / Headline

Kamis, 2 Juni 2022 - 12:08 WIB

Sekdes Mandah Diduga Larang Wartawan Liputan, APWIL Nyatakan Sikap

Handrianto Basuki - Penulis Berita

Lampung Selatan, Sriwijayatoday.com |  Menanggapi pemberitaan dari berbagai media online beberapa waktu lalu, puluhan wartawan berkumpul  mengunjungi putra seorang wartawan aesennews.com yang diduga mendapat pencekalan dan larangan meliput oleh Sekretaris Desa Mandah dan membahas kronologi kejadian.

Diceritakan pada saat itu Jumat, 27/5/22 Yuldi Ismail (Sekdes Mandah) dengan secara sengaja dan didepan umum menyatakan semua wartawan tidak bertanggung jawab, dan melarang wartawan meliput kegiatan di Desa Mandah.

Wartawan yang turut hadir mengunjungi kediaman putra berasal dari berbagai media cetak dan online, seluruh wartawan yang berkumpul secara spontan sepakat menamakan perkumpulannya aliansi Peduli Wartawan Terdzolimi Lampung (APWIL). Dengan musyawarah yang menghasilkan kesepakatan, secara bersama – sama menetapkan Andre sebagai Koordinator APWIL se-Provinsi Lampung.

Pada kesempatan sambutannya Andre mengatakan, akan mempelajari permasalahan ini dan menindak lanjuti pernyataan sekretaris Desa Mandah Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. “Setelah mendengar pernyataan putra (wartawan yang bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Yuldi Ismail), saya merasa kecewa dengan pernyataan sekdes Mandah tersebut” tegas Andre.

Andre menambahkan, kami akan terus memberitakan pernyataan sekdes tersebut ke semua media yang tergabung didalam APWIL. Dengan harapan supaya hal ini tidak terulang lagi pada rekan – rekan yang lain, tegas Andre Rabu, 1/6/22 di kediaman putra Desa Natar Kabupaten Lampung Selatan.

Menanggapi pemberitaan dari berbagai media online beberapa waktu lalu, puluhan wartawan berkumpul mengunjungi putra seorang wartawan aesennews.com yang diduga mendapat pencekalan dan larangan meliput oleh Sekretaris Desa Mandah dan membahas kronologi kejadian.

Diceritakan pada saat itu Jumat, 27/5/22 Yuldi Ismail (Sekdes Mandah) dengan secara sengaja dan didepan umum menyatakan semua wartawan tidak bertanggung jawab, dan melarang wartawan meliput kegiatan di Desa Mandah.

Wartawan yang turut hadir mengunjungi kediaman putra berasal dari berbagai media cetak dan online, seluruh wartawan yang berkumpul secara spontan sepakat menamakan perkumpulannya aliansi Peduli Wartawan Terdzolimi Lampung (APWIL). Dengan musyawarah yang menghasilkan kesepakatan, secara bersama – sama menetapkan Andre sebagai Koordinator APWIL se-Provinsi Lampung.

Pada kesempatan sambutannya Andre mengatakan, akan mempelajari permasalahan ini dan menindak lanjuti pernyataan sekretaris Desa Mandah Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. “Setelah mendengar pernyataan putra (wartawan yang bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Yuldi Ismail), saya merasa kecewa dengan pernyataan sekdes Mandah tersebut” tegas Andre.

Andre menambahkan, kami akan terus memberitakan pernyataan sekdes tersebut ke semua media yang tergabung didalam APWIL. Dengan harapan supaya hal ini tidak terulang lagi pada rekan – rekan yang lain, tegas Andre Rabu, 1/6/22 di kediaman putra Desa Natar Kabupaten Lampung Selatan. (Team/Red)

Berita ini 129 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Peduli Sesama, Kodim 0504/Jakarta Selatan Berbagi Takjil

Aceh

Wakapolres Aceh Timur Cek Vaksinasi di Lapas Kelas II-B Idi Rayeuk

Headline

Sambut Sekolah Tatap Muka, Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad Ikut Serta Kembali Menjadi Tenaga Pendidik di Perbatasan

Headline

Pengobatan Gratis Warga Miskin Muhammad Ja’far Hasibuan Arti Kemerdekaan HUT ke-78 RI,Jokowi Akan Hadiri Launching Center Biofar SS Bantuan Kapolri Tampung Pasien Se-Nusantara dan Mancanegara

Headline

Syamsuddin Mamma Danpos Linmas kecamatan Makassar yang Baru

Headline

Dukung Program Pemerintah, Bhabinkamtibmas Polsek Somba Opu Hadiri Musrenbang di Kelurahan Tamarunang

Headline

Kunker di Kodim 1408/Makassar, Pangdam Hasanuddin Tegaskan ini*

Daerah

Buka FGD Revisi RUPM, Plh Bupati Sintang Tegaskan Komitmen Wujudkan Sintang Lestari