RajaBackLink.com

Home / Headline / Nasional / Organisasi

Minggu, 9 Mei 2021 - 16:27 WIB

Aturan Larangan Mudik di Aceh, Coach AR Learning Center meminta Pemerintah Aceh Melakukan Sosialisasi

Bagas - Penulis Berita

 Sriwijayatoday.com | Coach AR Learning Center Perwakilan Aceh, MUHAMMAD RIFQI MAULANA C.PS, C.HRD, C.PW, C.CC, CT.ALC meminta pemerintah Aceh lebih giat menyosialisasikan Aturan larangan mudik Lebaran.

Sosialisasi dapat dilakukan oleh sejumlah instrumen pemerintah, antara lain Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pemerintah Aceh sempat melarang angkutan transportasi umum antar Kabupaten/Kota untuk beroperasi.
Namun, setelah terbit aturan yang kedua, izin operasi angkutan umum antar Kabupaten/Kota kembali dibuka di enam zona yang telah ditentukan gubernur Aceh, tutur rakyat Aceh tersebut.

Kebijakan Larangan mudik tersebut yang berubah-ubah dan tidak efektif membuat warga kebingungan. Dikarenakan minim sosialisasi Pemerintah kepada warga tentang Aturan Larangan Mudik tersebut membuat warga kebingungan,” Ujar Rifqi

Coach AR Learning Center yang berpusat di Jogjakarta, Perwakilan Aceh MUHAMMAD RIFQI MAULANA C.PS, C.HRD, C.PW, C.CC, CT.ALC Maulana mengatakan, Pemerintah Aceh harus memperbanyak Melakukan Sosialisasi tentang Aturan Larangan Mudik di Aceh kepada masyarakat agar kebijakan tersebut konsisten, baik secara substansi atau koordinasi sehingga kebijakan yang ada mampu dipahami sehingga membuat rakyat patuh, taat dan tidak melanggar Aturan Larangan Mudik Kebijakan Pemerintah Aceh.

Berkenaan dengan aturan larangan mudik yang dikeluarkan beberapa hari yang lalu, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang Asal Aceh ini, menilai aturan yang dibuat sudah sangat relevan. Apalagi, jelas saya, aturan tersebut mengikuti arahan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Aceh.

Saya berharap Pemerintah berperan aktif dalam mensosialisasikan aturan larangan mudik tersebut agar larangan mudik tersebut bisa dipahami oleh masyarakat sehingga aturan tersebut tidak dilanggar dan masyarakat patuh terhadap kebijakan pemerintah Aceh tersebut.

Tak hanya, itu pemerintah Aceh harus bisa berpikir bagaimana para warga dan mahasiswa yang merantau di luar daerah yang tidak bisa pulang, dapat diberikan kemudahan dalam rangka menjalin komunikasi,”

“Sehingga, betul-betul ketidakhadiran secara fisik bisa digantikan melalui silaturahmi yang bersifat daring,” Tutup Rifqi. (Saiful amr)

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Resepsi Pernikahan Nurainun Nisa dan Muh. Fasha Nur Fausan Ahd. Com Dimeriahkan dengan Syukuran AQila Salva Zabira

Headline

Monitoring Polda Kalbar, Polres Melawi – Sukseskan Ujian Sekolah

Headline

Sambangi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas Sosialisasikan Tentang Penyakit Mata dan Kuku (PMK) Hewan Ternak 

Headline

Kapolres Takalar Tinjau Kegiatan Vaksinasi di Kelurahan Pa’bundukang 

Aceh

Sekdis dan Ketua MMKS SMP Lepas Keberangkatan Siswa GSI Aceh Timur Menuju Provinsi

Headline

Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS di Jajaran Kodam Hasanuddin Naik Pangkat, Ini Kata Pangdam Hasanuddin*

Aceh

Kapolres Aceh Timur Menyambung Asa Tiara Dihari Bhayangkara ke- 77

Headline

Terima Audiensi Perwakilan Non ASN Yang Dirumahkan, Wali Kota Tanjungbalai Siap Membantu dan Memperjuangkan Segera Berkoordinasi Dengan Pemerintah Pusat