RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 14 November 2024 - 21:27 WIB

EcoEnzym: Produk Ramah Lingkungan dari Limbah Rumah Tangga yang Diluncurkan oleh Tim WMK UNESA

Redaksi - Penulis Berita

Tim Wirausaha Merdeka Kampus Universitas Negeri Surabaya (WMK UNESA), yang dipimpin oleh Trisya Qurota A’yun, memperkenalkan EcoEnzym, produk agribisnis ramah lingkungan yang terbuat dari limbah organik seperti molase, air, dan kulit buah. EcoEnzym berfungsi sebagai pupuk, pestisida, dan cairan pembersih lantai, bertujuan untuk mengurangi dampak negatif limbah rumah tangga yang sering mencemari lingkungan.

Surabaya, 14 Oktober 2024 – Dalam upaya mendukung kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak negatif limbah rumah tangga, Tim Wirausaha Merdeka Kampus Universitas Negeri Surabaya (WMK UNESA), yang diketuai oleh Trisya Qurota A’yun, memperkenalkan inovasi produk agribisnis yang ramah lingkungan bernama EcoEnzym. Produk ini merupakan solusi serbaguna yang terbuat dari bahan-bahan alami yang berasal dari limbah organik, seperti molase, air, dan sisa kulit buah-buahan. EcoEnzym dirancang untuk mendukung berbagai keperluan, mulai dari pupuk tanaman, pestisida, hingga kebutuhan rumah tangga seperti cairan pembersih lantai.

Latar belakang dari pengembangan produk EcoEnzym ini berawal dari kekhawatiran terhadap meningkatnya jumlah limbah rumah tangga yang sering kali berakhir di tempat pembuangan tanpa dimanfaatkan kembali. Timbunan limbah ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menghasilkan gas rumah kaca yang berkontribusi pada pemanasan global. “Inspirasi kami berasal dari meningkatnya jumlah limbah rumah tangga yang sering kali berakhir di tempat pembuangan dan hanya menjadi beban lingkungan,” jelas Ninik Sugiharyani, salah satu anggota tim. “Kami ingin mengubah limbah tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai tinggi, dengan begitu, kami ingin membuat produk EcoEnzym ini menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat, yang menghasilkan cairan ramah lingkungan yang efektif dan aman digunakan.

EcoEnzym dapat berperan dalam mengurangi jumlah limbah sekaligus memberikan manfaat baru bagi rumah tangga dan pertanian. Produk ini dibuat dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar, menciptakan cairan multifungsi yang aman dan efektif. Keunggulan EcoEnzym yang menarik perhatian adalah kemampuannya untuk dikustomisasi sesuai preferensi pengguna. “Pengguna dapat memilih aroma yang diinginkan, seperti serai, jeruk, atau apel. Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih personal, sekaligus tetap mendukung lingkungan dengan cara yang mudah,” ucap Trisya.

Selain itu, tim berencana mengembangkan produk turunan dari EcoEnzym, salah satunya adalah sabun cuci tangan yang aman dan berbahan alami. “Kami berharap produk turunan ini bisa menjadi solusi pengganti produk kimia yang sering digunakan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan peluncuran EcoEnzym, Tim WMK UNESA berharap dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan konsep zero waste dan mengadopsi produk-produk yang berkelanjutan. “Kami ingin produk ini menjadi awal dari gerakan yang lebih besar untuk mengurangi limbah rumah tangga dan menjaga lingkungan kita,” kata Trisya dengan penuh harap.

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Yogyakarta dan Jakarta Jadi Tujuan Favorit 59.125 Wisman Pengguna KA Keberangkatan Daop 2 Bandung

Ekonomi

KAI Group Perkuat Konektivitas Jakarta–Bandung

Ekonomi

AnyMind Group raih sertifikasi Lazada Star Enabler untuk pasar Indonesia

Ekonomi

VRITIMES Jalin Kerjasama Strategis dengan Vibrasi.co untuk Meningkatkan Pengalaman Digital di Industri Kreatif

Ekonomi

Inilah Semua yang Perlu Diketahui tentang World Liberty Financial (WLFI)

Ekonomi

Holding Perkebunan Nusantara melalui SGN Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Situbondo

Ekonomi

Dukung Pendidikan Logistik, KAI Logistik Raih Penghargaan Translog Fest 2025

Ekonomi

Holding Perkebunan Nusantara Intesifkan Produktivitas Melalui Peremajaan Sawit Berkelanjutan