RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 28 Februari 2025 - 15:00 WIB

Festival Wana Lestari Promosikan Program Perhutanan Sosial Masyarakat Desa Banyurip

Redaksi - Penulis Berita

Direktur Program Yayasan KEHATI Rony Megawanto memberikan sambutan pada kegiatan Festival Wana Lestari yang diselenggarakan di Desa Banyurip Sragen Jawa Tengah (27/2). Kegiatan ini bertujuan mempromosikan program perhutanan sosial yang dilakukan oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Banyurip.

Sejak lama, Desa
Banyurip Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen menghadapi beberapa masalah
lingkungan. Salah satunya adalah tingginya ketergantungan pada komoditi jagung
dan tebu di sekitar kawasan hutan. Hal ini berdampak pada kurang terpeliharanya
tanaman produktif. Kurangnya perhatian masyarakat terhadap tumbuh kembang
tanaman produktif bukan tanpa sebab. Hal itu dilakukan agar tanaman produktif
tersebut tidak mengganggu pertumbuhan tanaman jagung dan tebu yang tumbuh di
area tersebut. Pertumbuhan tanaman produktif yang baik, dianggap mengancam pertumbuhan
tanaman jagung dan tebu yang ditanam petani.

Alhasil, kerusakan
tanaman pokok mengakibatkan sumber–sumber air mengering, sehingga menyebabkan
bagi hasil dari hasil tanaman pokok bagi penggarap rendah, dan membuat
ketersediaan rumput untuk ternak terbatas.

Ketua Badan Pengurus
Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan Surakarta, Sumino, SE mengatakan bahwa
solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengembalikan keseimbangan
ekosistem di kawasan hutan melalui program perhutanan sosial, sehingga dapat
mengembalikan fungsi ekologi, ekonomi dan sosial.

Instalasi Penampungan Air Hujan (IPAH) menjadi salah satu solusi dapat menghadapi masalah kekurangan air bersih warga Desa Banyurip Kabupaten Sragen Jawa tengah

Secara ekologi, hutan
bisa menjadi wilayah menjadi resapan air dan memulihkan sumber – sumber air
yang selama ini mati, dan memulihkan sumber keragaman hayati untuk mendukung
kebutuhan masyarakat. Secara ekonomi masyarakat dapat mengambangkan komoditas
tanaman produksi  yang dapat hidup
selaras dengan ekosistem hutan dan dapat menjadi sumber pendapatan. Secara
sosial kawasan hutan dapat menjadi pusat edukasi dan penelitian terkait
keragaman dan pengelolaan ekosistem hutan.

Yayasan KEHATI mendorong kegiatan budi daya sayuran di perkarangan rumah warga di Desa Banyurip dengan tujuan sebagai pemenuhan gizi rumah tangga dan mengurangi pengeluaran masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari 

Tujuan-tujuan tersebut
diwujudkan melalui program perhutanan sosial yang sudah dijalankan. Maka itu,
untuk menyebarluaskan pembelajaran, dan mendapatkan dukungan dari para pihak,
LPTP bersama Yayasan KEHATI menggelar acara festival lingkungan bertajuk
Festival Wana Lestari. Selain sebagai ajang promosi, kegiatan ini diharapkan
dapat  membangun kerja sama dari para
pemangku kepentingan yang hadir terkait strategi pengelolaan kawasan perhutanan
sosial berkelanjutan di Desa Banyurip.

Pada kesempatan yang
sama Direktur Program Yayasan KEHATI Dr. Rony Megawanto mengatakan bahwa sudah
saatnya bangsa Indonesia hidup harmonis dan selaras dengan alam alam. Hal ini
dimulai dari wilayah perdesaan, khususnya yang tinggal dekat dengan kawasan
hutan. Begitu pun dengan Desa Banyurip. Jika ekosistemnya rusak, maka yang
paling terkena dampaknya adalah masyarakat sekitar.

Baca Juga :  BRI Manajemen Investasi Sabet Penghargaan Best Investment Manager Kategori Saham USD 2024

Hal ini pernah
dirasakan dengan mengeringnya sumber-sumber air yang mengakibatkan tingginya
pengeluaran masyarakat untuk membeli air bersih.

Festival
Wana Lestari

LPTP
bersama Yayasan KEHATI mengadakan Festival Wana Lestari kegiatan ini yang
dikoordinatori oleh Niken Prihartari kegiatan ini dilaksanakan di Balai
Kesenian Rakyat Desa Banyurip Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen (27/2).
Tujuannya yaitu untuk mempromosikan
praktik baik yang dilakukan masyarakat Desa Banyurip dalam mengembalikan tata
guna kawasan sesuai dengan fungsinya melalui kerja sama dengan seluruh pemangku
kepentingan pengelolaan kawasan perhutanan sosial.

Beberapa program perhutanan sosial yang sudah
dijalankan, antara lain pengembangan model pengelolaan perutanan sosial yang
dikelola dengan vegetasi multistrata, diversivikasi sumber pangan untuk  mendukung ketahanan pangan dan pendapatan melalui
optimalisasi lahan pekarangan dan marginal dengan komoditas palawija,
umbi-umbian, tanaman obat, dan sayuran melalui pendekatan sekolah lapang;
peningkatan daya dukung pertanian melalui perbaikan manajemen unit pengolahan
pupuk organik dan pestisida alami; pengembangan industri rumah tangga makanan
olahan yang dikelola perempuan berbasis hasil hutan bukan kayu seperti
umbi-umbian koro-koroan dan buah-buahan; dan penguatan tata kelola kelembagaan
LMDH dalam mengelola organisasi, bisnis, jaringan, dan kawasan hutan secara
mandiri.

Selain itu, Festival Wana Lestari turut mempromosikan beberapa
hasil hutan bukan kayu yang diproduksi di kawasan hutan, seperti cabe jawa,
gula merah berbahan tebu, mangga red ivory, mangga kiojay, mangga Hong Guo Fei dan
juga sayuran dan tanaman pangan lain yang diproduksi dari perkarangan rumah,
antara lain produk olahan kacang sacha inchi dan olahannya (susu sachi,  susu bubuk sachi, kacang oven sachi, minyak
sachi, cokelat sachi, teh sachi, sabun sachi), dan sayur hasil budi daya
pekarangan. Dalam pameran tersebut juga ditampilkan aneka olahan pangan
berbahan komoditas hasil panen masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pavilion Indonesia di World Expo 2025 Osaka Jadi Gerbang Bagi Pelaku Bisnis ke Pasar Dunia

Selain menambah penghasilan, sayur-mayur yang
dihasilkan dapat menjadi pemenuhan gizi keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir multistakeholder,
yaitu :

1.     Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Provinsi Jawa Tengah

2.     Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam
Provinsi Jawa Tengah

3.     Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi
Jawa Tengah

4.     Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa
Tengah

5.     Dinas Koperasi usaha Kecil dan Menegah
Provinsi Jawa Tengah

6.     Balai 
Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) wilayah Jawa Tengah

7.     Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDas)
Solo

8.     Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo
(BBWS)

9.     Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah
Wilayah X

10.  Perum Perhutani KPH Surakarta

11.  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan
perikanan Kabupaten Sragen

12.  Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah,
Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen

13.  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen

14.  Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan
Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Sragen

15.  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)
Kabupaten Sragen

16.  Perum Perhutani BKPH Tangen

17.  Camat Kecamatan Jenar

18.  Koramil Kecamatan Jenar

19.  Polsek Kecamatan Jenar

20.  UNS Fakultas Pertanian Prodi Pengelolaan Hutan

21.  UNS Fakultas Pertanian Penyuluhan dan Komunikasi
Pertanian

22.  Pemerintah Desa Banyurip

23.  LMDH Banyurip Lestari Desa Banyurip

24.  KUPS Kembang Pilang Desa Banyurip

25.  KUPS Banyurip 
Lestari I

26.  KUPS Banyurip Lestari II

27.  Pengelola lahan demplot/pesanggem

28.  CV Abana Green Garden

29.  Ketua LMDH 
Wonolerso Desa Kadang sapi

30.  Ketua LMDH Wonodadi Japoh

31.  Ketua LMDH Sumber Rejeki I Desa Dawung

32.  Ketua LMDH Dadi Mulyo Jenar

33.  KTH Anting Putri Desa Ngepringan

34.  KTH Wono Tirto Lestari Ngepringan

35.  Ketua MMP Wono Asri Kecamatan Jenar

36.  SMP Negeri 1 Jenar

37.  SMP Negeri 2 Jenar

38.  SMP Negeri 3 Satu Atap Jenar

39.  SD Negeri Banyurip 1

40.  Yayasan KEHATI

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Outfit Musim Panas Agar Tetap Nyaman dan Stylish

Ekonomi

Outfit Musim Panas Agar Tetap Nyaman dan Stylish
Di Tengah Maraknya Ancaman Siber, Nanovest Hadir Sebagai Satu-Satunya Platform Investasi dengan Perlindungan Asuransi Cybercrime

Ekonomi

Di Tengah Maraknya Ancaman Siber, Nanovest Hadir Sebagai Satu-Satunya Platform Investasi dengan Perlindungan Asuransi Cybercrime
Mengapa Perusahaan Asing Membutuhkan Jasa Kesekretariatan Saat Melakukan Ekspansi ke Indonesia

Ekonomi

Mengapa Perusahaan Asing Membutuhkan Jasa Kesekretariatan Saat Melakukan Ekspansi ke Indonesia
VRITIMES dan Inisumedang.com Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Konten Digital Lokal

Ekonomi

VRITIMES dan Inisumedang.com Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Konten Digital Lokal
Jaga Ruang Digital Indonesia, Menteri Johnny : Tingkatkan Koordinasi dan Kolaborasi

Ekonomi

Jaga Ruang Digital Indonesia, Menteri Johnny : Tingkatkan Koordinasi dan Kolaborasi
Harga Minyak Stabil, Efek Dolar yang Mengimbangi Kekhawatiran Pasokan AS

Ekonomi

Harga Minyak Stabil, Efek Dolar yang Mengimbangi Kekhawatiran Pasokan AS
Pentingnya Cyber Security dalam Era Digital

Ekonomi

Pentingnya Cyber Security dalam Era Digital
Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri Bawah Payudara Dekat Tulang Rusuk

Ekonomi

Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri Bawah Payudara Dekat Tulang Rusuk