RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Selasa, 8 April 2025 - 18:00 WIB

Pasar Kripto Goyang Gara-Gara Kebijakan Trump, Ini Aset yang Layak Dipantau

Redaksi - Penulis Berita

Pasar kripto kembali panas. Bukan karena inovasi baru atau peluncuran token viral, tapi karena keputusan mengejutkan dari Presiden Trump yang kembali membuat dunia keuangan global gonjang-ganjing.

Setelah mengumumkan kebijakan tarif besar-besaran pekan lalu, gelombang efeknya langsung terasa. Harga Bitcoin sempat anjlok ke bawah $75.000, disusul dengan koreksi tajam pada Ethereum, Solana, dan altcoin lainnya. 

Namun di balik kepanikan, justru tersimpan peluang besar—terutama bagi kamu yang jeli melihat momentum saat market “diskon besar-besaran”.

Jadi, aset kripto potensial apa yang layak untuk dikoleksi saat pasar sedang lesu seperti ini?

1. Bitcoin & Ethereum

Bitcoin tetap jadi pilihan utama saat pasar goyah. Meski disebut spekulatif, BTC mulai dianggap sebagai “emas digital”. 

Saat ini nilai pasarnya baru sekitar $1,64 triliun, jauh dari emas yang mencapai $20 triliun — artinya masih ada ruang tumbuh besar. Bahkan ada analis yang memprediksi BTC bisa naik 12–15 kali lipat jika mencapai nilai setara emas.

Ethereum juga menarik untuk diperhatikan. Sejak transisi ke Proof-of-Stake pada 2022, ETH memiliki potensi inflasi-deflasi yang dinamis. Harganya kini dianggap murah, cocok untuk yang ingin beli saat diskon.

2. Solana dan Dunia DeFi

Tahun ini, sektor DeFi (Decentralized Finance) sempat terpuruk. Token seperti Uniswap, Aave, dan Compound turun hampir 50% sejak awal tahun. Tapi sejarah membuktikan, DeFi sering bangkit dengan cepat setelah mengalami koreksi besar.

Solana, sebagai blockchain yang ramah untuk proyek DeFi, punya banyak potensi. Proyek seperti Raydium (AMM) dan Hyperliquid (perpetual futures) bisa jadi andalan saat pasar mulai stabil. Saat itu terjadi, dana besar kemungkinan kembali mengalir untuk mengejar peluang yield farming dan pinjam-meminjam aset kripto.

3. EigenLayer & Near

Saat tren AI mulai meredup, proyek infrastruktur seperti EigenLayer mulai mencuri perhatian. EigenLayer (EIGEN) memungkinkan proyek lain menggunakan keamanan Ethereum tanpa harus membangun jaringan sendiri — efisien dan hemat biaya. Dengan market cap masih di bawah $1 miliar, potensinya masih sangat besar.

Di sisi lain, Near juga patut dilirik. Blockchain ini dikenal karena skalabilitas dan interoperabilitasnya, cocok untuk mendukung aplikasi-aplikasi kripto masa depan yang menuntut kecepatan dan biaya transaksi rendah.

Kesimpulan

Kebijakan Trump memang mengguncang pasar, tapi kondisi ini juga membuka peluang untuk investor yang cermat. Bitcoin, Ethereum, Solana, hingga proyek infrastruktur seperti EigenLayer dan Near adalah beberapa aset yang patut dipertimbangkan.

Untuk kamu yang ingin mulai mengoleksi aset kripto potensial di tengah koreksi pasar ini, kamu bisa memanfaatkan aplikasi investasi kripto seperti Bittime. Selain menyediakan berbagai aset kripto populer, Bittime juga cocok untuk pemula karena tampilannya user-friendly dan proses transaksinya cepat.

Ingat, selalu lakukan riset dan kelola risiko dengan bijak sebelum berinvestasi.

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tokocrypto Hadirkan Kripto SOON di Indonesia, Peluang Baru bagi Trader

Ekonomi

Dari Mimpi SMA hingga Punya 150+ Cabang di Indonesia, Intip Perjalanan Rafif Adhikara Selaku Sosok di Balik Lahirnya Photomatics

Ekonomi

Gereja Jadi Sasaran Teror OPM, Tokoh Papua Mengecam dan Serukan Persatuan

Ekonomi

Efisiensi Logistik Wujudkan Industri yang Kuat dan Kompetitif

Ekonomi

Penopang Irigasi Premium Bagi Lahan Pertanian, Kementerian PU Segera Tuntaskan Bendungan Jragun

Ekonomi

Videfly Soroti Pentingnya Kombinasi Visual Foto dan Video untuk Peningkatan Penjualan UMKM di Marketplace

Ekonomi

NMN Kiwami buatan Jepang yang juga telah disetujui FDA, mengamankan stok baru dan memperkuat sistem penjualan sekaligus membuka perekrutan agen penjualan lokal.

Ekonomi

Wisman Makin Memilih Kereta Api: 28 Ribu Turis Gunakan KA dari Semarang