RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:39 WIB

Menginspirasi! Mahasiswa Terjun Langsung ke Lokasi Penanaman Pohon Bersama LindungiHutan

Redaksi - Penulis Berita

Semarang, 26 Juni 2025 — Inisiatif penghijauan kembali kawasan pesisir kembali mendapat semangat baru dari kalangan muda. Melalui kampanye daring yang digalang lewat platform LindungiHutan, ratusan donatur berhasil mengumpulkan ribuan pohon mangrove untuk ditanam di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, salah satu wilayah yang rentan terhadap abrasi dan banjir rob.

Di antara para penggerak kampanye ini adalah Tristan dan Narrel, dua mahasiswa yang tak hanya aktif menggalang donasi, tetapi juga turut hadir langsung di lokasi penanaman. Mereka bergabung bersama tim operasional LindungiHutan dan masyarakat lokal dalam menanam mangrove serta berdialog dengan warga mengenai kondisi lingkungan setempat.

“Aku mengenal LindungiHutan sudah cukup lama. Tiga tahun lalu, rekan kantorku pernah bikin campaign juga. Senang akhirnya bisa terlibat langsung dan melihat proses di lapangan,” ujar Tristan.

Sementara itu, Narrel menekankan pentingnya keberlanjutan dalam aksi lingkungan. “Kami ingin melakukan sesuatu yang tidak hanya berhenti di satu waktu. Dalam sebulan, ternyata antusias teman-teman luar biasa. Banyak yang berharap bisa rutin berdonasi untuk bumi yang lebih hijau,” katanya.

Penanaman mangrove ini tidak hanya menjadi momen kontribusi, tetapi juga pembelajaran langsung tentang dampak perubahan iklim yang dihadapi masyarakat pesisir. Pulau Pari, yang menjadi lokasi kegiatan, telah mengalami banjir rob lebih dari sepuluh kali, menurut keterangan warga setempat, Pak Edi.

“Dulu banjir rob jarang terjadi, tapi akhir-akhir ini makin sering. Desember saja hampir 12 kali. Ikan makin susah ditangkap, dan banyak terumbu karang mati karena suhu yang makin panas,” ungkapnya.

Mangrove, sebagai tanaman khas pesisir, memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menyerap emisi karbon, dan menjaga ekosistem laut. Maka, penanaman pohon di wilayah ini menjadi langkah penting yang tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga sosial.

Gerakan ini merupakan bagian dari kampanye berbasis kolaborasi yang didukung berbagai pihak. Meski dilakukan dalam skala terbatas, langkah ini dinilai mampu menginspirasi banyak orang untuk terlibat dalam aksi nyata menghadapi krisis iklim.

“Harapannya ini membawa keberkahan dan bisa menjadi rutinitas. Mangrove yang kita tanam hari ini adalah bekal untuk bumi yang lebih layak bagi anak dan cucu kita,” pungkas Tristan.

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Ekonomi

Tantangan Manajemen Teknologi di Kantor Multi-Cabang dan Solusi dari MLV Teknologi dan Crestron untuk Optimalisasi Operasional

Ekonomi

Mencetak Jejak Inspiratif Sejak Usia 16 Tahun, Arfiana Maulina Menjadi Pembicara di Lebih dari 100 Acara Edukasi

Ekonomi

Mengapa Lokasi Kantor Menentukan Sukses: Memahami Nilai Lebih dari Sekadar Ruang Fisik

Ekonomi

GolekTruk.com Luncurkan Lapak Jual Beli! Marketplace Iklan Barang & Jasa Logistik yang Lebih Terjangkau, Bertarget, dan Efektif

Ekonomi

Strategi Digital Marketing 2026: Menjawab Tantangan AI, Social Commerce, dan Perubahan Perilaku Konsumen

Ekonomi

Kolaborasi Kreatif Telkom dan Marica Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Yogyakarta

Ekonomi

Bukti Nyata: AI di CRM Barantum Bantu Percepat Resolusi Komplain