RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Senin, 21 Juli 2025 - 19:24 WIB

Gelombang Pemulihan Pasar Aset Kripto Masih Terus Berlanjut atau Malah Kembali Terkoreksi?

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta, 21 Juli 2025 – Dua minggu terakhir, gelombang pemulihan pasar aset kripto mengalami kenaikan signifikan. Para analis memprediksikan bahwa fenomena ini masih akan berlanjut berdasarkan berbagai faktor, diantaranya pergerakan nilai aset Bitcoin (BTC) yang menguat setelah turun di bawah $117.000 pada hari Jumat.

Di luar itu, pergerakan altcoin terbesar yakni Ethereum (ETH) ke angka $3.808 berdasarkan data kapitalisasi market pada saat artikel ini ditulis, juga turut menjadi perhatian. Menurut salah satu trader aset kripto, analis, sekaligus pengusaha, Michaël van de Poppe, rebound yang terjadi pada ETH merupakan sebuah fenomena, dan berpotensi untuk terus meningkat.

Akhir-akhir ini ETH memang sedang menunjukan tanda-tanda pergerakan yang sangat kuat ke atas. Analis kripto ternama, Kaleo dalam cuitannya di X memprediksi adanya God Candle yang bisa mendorong harga ETH melampaui $4.000 dalam hitungan hari.

Prediksi ini tentu saja memicu gelombang antusiasme di kalangan investor, termasuk investor pengguna Bittime. Di mana, harga Ethereum tercatat sempat menembus lebih tertinggi sekitar $3.818 dalam 24 jam terakhir, pada daftar harga aset di Bittime. Prediksi Kaleo juga didukung oleh kondisi pasar yang lebih luas, apalagi sentimen risk-on sedang mendominasi. 

Selain ETH, belakangan nama Hyperlane (HYPER) juga ramai dibicarakan dan menjadi sorotan pada pasar aset kripto global. Analis percaya bahwa HYPER dapat menjadi salah satu token dengan kinerja terbaik di semester kedua tahun 2025.

Berkat kesuksesan presale tokennya, HYPER kini banyak dibicarakan dan berhasil menarik perhatian para investor baik institusional, maupun investor ritel. Di samping itu, reputasi tim pengembang yang transparan, roadmap proyeknya yang realistis dan telah berjalan sejak tahap Devnet. Serta audit keamanan dari Coinsult juga menambah kepercayaan memperkuat posisi proyek ini sebagai investasi yang aman dan menjanjikan.

Faktor tersebut menjadi alasan para investor untuk memanfaatkan momentum, dan tidak melewatkan kesempatan. Karena itu, sebagai platform pertukaran aset kripto yang resmi dan berlisensi, Bittime, optimistis serta terdorong untuk dapat menghadirkan token HYPER pada platform nya.

Tercatat, Bittime telah resmi melisting Hyperlane (HYPER) dengan pair HYPER/IDR di platform nya pada 11 Juli 2025, kemarin. Langkah ini dipandang sebagai bentuk komitmennya untuk memberikan kesempatan bagi investor Indonesia untuk dapat menjelajahi dunia aset kripto dengan aman dan teregulasi.

Namun, tentu sebelum berinvestasi sangat penting untuk memahami cara kerja industri aset kripto, latar belakang aset, toleransi risiko, hingga strategi investasi yang sesuai sebelum bertransaksi

Memilih aset-aset yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar. Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Taksi Online Listrik Evista Hadirkan Promo Spesial Natal

Ekonomi

Topi Keren, Gaya Maksimal: Inspirasi Outfit dengan Bodypack

Ekonomi

Kolaborasi Lewat Platform Digital, Menteri Johnny Harap Bisa Gerakkan Industri Hiburan

Ekonomi

Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Makassar

Ekonomi

Smart Office Sebagai Solusi untuk Meningkatkan Produktivitas di Era Kerja Jarak Jauh dan Hybrid: Pendekatan Efektif Mengoptimalkan Kinerja Tim

Ekonomi

KAI Daop 1 Jakarta Kenalkan Dunia Perkeretaapian kepada Anak Usia Dini Lewat Program “KAI Goes to School – Edutrain”

Ekonomi

Lindungi Aset Negara, KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Bangunan di Emplasemen Stasiun Lawang

Ekonomi

Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025