RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:35 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Pendidikan, PTPN I Luncurkan Beasiswa TUNAS Senilai Rp1,53 Miliar

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta — Dalam rangka memperkuat kontribusi sosial di bidang pendidikan, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), melalui PTPN I meluncurkan Beasiswa TUNAS (Tumbuhkan Kualitas Anak Sekolah). Program tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan tahun 2025.

Program Beasiswa TUNAS memberikan kesempatan bagi 10 pelajar lulusan SMA sederajat dari lima provinsi, yakni Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata D-4 (Sarjana Terapan) di LPP Agro Nusantara, Yogyakarta. Seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh perusahaan, termasuk SPP, biaya hidup, transportasi dari daerah asal, biaya sertifikasi, hingga biaya wisuda.

“Pada momen HUT Ke-80 RI ini, kami meluncurkan Program TUNAS. Melalui program ini kami segera memberangkatkan 10 anak-anak lulusan SMA sederajat yang terseleksi dari Sumut, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, dan Jawa Timur ke LPP Agro Nusantara, Yogyakarta. Mereka kami fasilitasi untuk kuliah jenjang D-4 sampai selesai dengan semua biaya ditanggung perusahaan. Kami alokasikan dana Rp1,53 miliar untuk program ini,” ujar Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, di Jakarta (29/7/2025).

Program ini bertujuan mendukung kaderisasi generasi muda untuk memiliki kompetensi tinggi di sektor perkebunan, serta menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pendidikan di lingkungan sekitar unit usaha.

Tahapan program beasiswa ini telah dimulai sejak awal Juli 2025 dengan kegiatan sosialisasi melalui kanal resmi perusahaan, baik di tingkat pusat, regional, maupun LPP Agro Nusantara. Pengumuman dan pendaftaran juga dipublikasikan melalui laman resmi https://pmb.polteklpp.id/jalur-seleksi-detail/142, dan akan dibuka hingga tanggal 8 Agustus 2025.

“Program ini akan bergulir setiap tahun. Untuk tahap pertama 2025 ini, kami berikan bantuan kepada 10 anak dari lima provinsi yang ada unit kerja kami di sana. Harapannya, kalau sudah lulus nanti akan menjadi bagian dari penerus di industri perkebunan yang kami jalankan,” tambah Tio, yang juga menjabat sebagai Direktur PTPN XIV tahun 2022–2023.

Sumber pendanaan Beasiswa TUNAS berasal dari alokasi anggaran TJSL perusahaan. Setiap mahasiswa membutuhkan pembiayaan lebih dari Rp153 juta selama delapan semester masa kuliah. “Seluruh biaya ditanggung perusahaan dari dana TJSL. Kepada adik-adik lulusan SMA dan sederajat dari Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, silakan ikuti seleksi,” kata Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo.

“Semua proses seleksi dijalankan dengan fair dan tidak ada dipungut biaya apapun. Bahkan, keberangkatan ke LPP Yogya nanti juga diberikan bantuan transportasi dari perusahaan,” tambah Aris, sambil mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap potensi penipuan atas nama program beasiswa.

Program Beasiswa TUNAS diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis Holding Perkebunan Nusantara dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif untuk menjawab tantangan industri agribisnis nasional ke depan.

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel di Mulai , KAI Daop 4 Imbau Masyarakat Berhati-Hati saat Melintasi Perlintasan KA di Jalan Kaligawe

Ekonomi

Hasnul Suhaimi: Sang Jenderal Strategi yang Menaklukkan Industri Telekomunikasi

Ekonomi

KAI Sumut Layani 2,17 Juta Penumpang Selama Januari-Oktober 2025

Ekonomi

Cara Menghilangkan Benjolan di Leher Kiri

Ekonomi

Ethereum Siap Luncurkan Pectra Upgrade: Apa Saja Fitur Utamanya?

Aceh

Dirjen KKP Meresmikan Tambak Klaster Dan Menabur Benur Udang Vaname di Kecamatan Peureulak Barat

Ekonomi

BRI Finance Kembali Tunjukkan Komitmen Di Dunia Pendidikan Melalui Pemberian Fasilitas Pendidikan di Yayasan Putra Nusa

Ekonomi

Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%