RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:14 WIB

Kinerja Moncer! Reksa Dana Dolar BRI-MI Bukukan AUM Rp1 Triliun Sejak Peluncuran

Redaksi - Penulis Berita

Sejak peluncuran pada tanggal 10 Juli 2025, produk Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD) mendapatkan respons yang sangat positif dari investor. Hal ini tecermin dari pertumbuhan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) yang telah menyentuh Rp1 Triliun (61,7 juta dollar AS) per tanggal 28 Agustus 2025 atau dalam kurun waktu 1 bulan lebih, menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap produk ini dalam waktu relatif singkat.

Jakarta,
28 Agustus 2025 –
Sejak peluncuran
pada tanggal 10 Juli 2025, produk Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD) mendapatkan
respons yang sangat positif dari investor. Hal ini tecermin dari pertumbuhan
dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) yang telah menyentuh Rp1
Triliun (61,7 juta dollar AS) per tanggal 28 Agustus 2025 atau dalam kurun
waktu 1 bulan lebih, menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap produk
ini dalam waktu relatif singkat.

Direktur
Utama BRI-MI, Tina Meilina, menjelaskan bahwa kehadiran Reksa Dana BSLD
merupakan bentuk nyata dari inovasi perusahaan dalam menyediakan solusi
investasi yang sesuai kebutuhan pasar.

“Reksa
Dana BSLD kelolaan BRI-MI hadir untuk memberikan alternatif investasi berbasis
dollar dengan likuiditas yang tinggi dan risiko terukur. Raihan dana kelolaan
menjadi cerminan bahwa produk BSLD mampu mendukung investor melakukan
diversifikasi sekaligus melindungi nilai investasi mereka di tengah fluktuasi
pasar,” ujarnya.

Mengenal Tentang Produk Reksa
Dana
BSLD

Adapun Tina mengatakan bahwa kehadiran produk BSLD
berangkat dari meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi berbasis dollar
Amerika Serikat di tengah kondisi ekonomi global yang penuh dinamika.

“Dollar masih menjadi mata uang dominan
dalam transaksi internasional sekaligus instrumen lindung nilai yang kerap
dipilih investor untuk menghadapi ketidakpastian pasar. Kehadiran Reksa Dana BSLD
diharapkan dapat menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan akses investasi
dollar yang likuid dan risiko yang terukur,” ujar Tina.

Sebagai informasi, BRI-MI menawarkan instrumen
investasi berbasis dollar yang likuid, memiliki risiko terukur, dan dapat
menjadi pilihan diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global.

“Reksa Dana BSLD merupakan reksa dana pasar uang
yang seluruhnya berdenominasi USD, dengan penempatan dana pada instrumen pasar
uang serta surat utang jangka pendek berbasis dollar,” tambah Tina.

Dengan formulasi tersebut, Reksa Dana BSLD
memberikan fleksibilitas bagi investor yang menginginkan likuiditas. Kehadiran
produk ini sekaligus menjawab tren kebutuhan investor yang semakin sadar akan
pentingnya memiliki eksposur dollar dalam strategi investasinya.

Tidak hanya itu, bagi investor yang ingin
mengantisipasi fluktuasi nilai tukar Rupiah tanpa harus memegang dollar secara
fisik, BSLD dapat menjadi jawaban praktis sekaligus profesional.

“Kehadiran BSLD juga memperkuat komitmen BRI-MI
untuk terus menghadirkan produk investasi yang tidak hanya inovatif, tetapi
juga selaras dengan kebutuhan investor di era global saat ini. Dengan
pertumbuhan AUM BSLD tersebut, membuktikan bahwa diversifikasi portofolio
berbasis dollar kini semakin mudah, transparan, dan terjangkau,” tutup Tina.

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Aset Diversifikasi Menguat, Bittime Resmi Listing DOOD, B, SAHARA, dan LA

Ekonomi

Pangkas Waktu Tempuh, Jembatan Gantung Babakan Losari Lor Percepat Perjalanan Warga Cirebon-Brebes

Ekonomi

Harga Minyak Mentah Naik, Pasokan Terbatas dan Permintaan Tiongkok Mendukung Tren Positif

Ekonomi

Terra Drone Indonesia Hadir di Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025, Tampilkan Solusi Drone untuk Transformasi Industri

Ekonomi

Liburan Sekolah Jadi Lebih Seru, KAI Daop 4 Semarang Tawarkan Tiket Kereta di Bawah Rp100 Ribu!

Ekonomi

Bitcoin di Jalur Menuju Harga Rp1,73 Miliar, Pengaruh Sentimen Positif dari AS

Ekonomi

Ekspansi dan Efisiensi, Dorong Q2 2025 IPCC Melesat

Ekonomi

Film “Bukan Jodoh Biasa Nih”, Aksi Kocak dan Petualangan Seru