RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Daerah

Selasa, 16 September 2025 - 17:27 WIB

Wow !! Kepala SMPN 1 Prabumulih Dicopot Mendadak, Diduga Gegara Tegur Anak Walikota Bawa Mobil ke Sekolah

Redaksi - Penulis Berita

SriwijayaToday.Com | Prabumulih – Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, Roni Ardiansyah SPd MSi mendadak dicopot dari jabatannya, pada Senin (15/9/2025).

Pencopotan terhadap Roni Ardiansyah sebagai kepala SMP Negeri 1 kota Prabumulih yang terkesan sangat mendadak ini mengejutkan masyarakat kota Prabumulih khususnya dunia pendidikan kota Prabumulih.

Betapa tidak, Roni Ardiansyah yang dikenal kepala sekolah nyentrik dengan segudang prestasi dan terus mengharumkan nama baik SMP Negeri 1 bahkan kota Prabumulih justru dicopot mendadak.

Parahnya, beredar isu dan komentar netizen serta masyarakat jika pencopotan Roni lantaran pernah menegur anak pejabat daerah agar tidak memarkirkan mobil di lapangan sekolah.

Selain anak tersebut masih dibawah umur, memarkirkan mobil di lapangan menurut netizen dalam sejumlah komentar dinilai mengganggu untuk pelaksanaan latihan kegiatan sekolah.

Video Roni Ardiansyah berpamitan dengan para guru dan murid penuh haru ramai diposting di media sosial yang ramai komentar dari netizen.

“Tangis haru murid SMP Negeri 1 setelah mengetahui kepala sekolahnya diganti,” tulis berbagai akun media sosial dilihat Selasa (16/9/2025).

Netizen ramai mengomentari jika pencopotan Roni lantaran pernah menegur anak pejabat daerah agar tidak memarkirkan mobil di lapangan sekolah.

“Banyak orang bicara perkara parkir mobil, yang markir mobil itu anak orang nomor 1 di Prabumulih,” tulis akun budak Prabu mengomentari postingan.

Hal yang sama dikomentari netizen lainnya yang menyebut Roni dicopot karena memarahi anak pejabat di kota Prabumulih yang membawa mobil.

“Marahin anak walikota oleh bawa mobil ke sekolah, karena lapangan sekolah mau dipakai latihan marching band, padahal pak Roni tidak salah, satpam juga dipecat,” tulis akun Seee1.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), A Darmadi kepada wartawan mengungkapkan mutasi dijajaran dinas pendidikan adalah hal yang biasa terjadi dalam rangka penyegaran.

“Mutasi itu hal biasa, bukan sesuatu yang luar biasa. Hari ini Pak Roni, besok-besok mungkin sekolah lain yang akan mengalami hal serupa.

Itu bagian dari penyegaran agar roda organisasi tetap berjalan dinamis,” ungkap Darmadi kepada wartawan. ( Ari )

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Kades Suka Maju Bantah Pernyataan Direktur CV. Zahara Sabak Timur Terkait Retaknya Box Culvert

Daerah

Pastikan Layanan Kesehatan Humanis dan Tanpa Diskriminasi, Pemkab PALI Tinjau Langsung Fasilitas Kesehatan

Covid 19

Forum Wartawan Memberikan Apresiasi Atas Sigapnya Ketua PMI Melawi

Daerah

PALI Kebanjiran Investasi! Proyek Hilirisasi DME Rp 40 Triliun Siap Ubah Wajah Ekonomi

Daerah

Matius Jon, “Besok Mensos Risma Kunjungi Warga Yang Terdampak Banjir di Wilayah Sekadau”

Daerah

Bakti Ghofar Ismail Bakti PKS Untuk Masyarakat, Bantu Warga Karasgede Perbaiki Jalan

Berita Sumatera

KPU OKI, Terima Secara Resmi 45 Berkas Bakal Caleg Gerindra

Covid 19

Polsek Nanga Pinoh bersama Tim Yustisi Kabupaten Melawi Melaksanakan Pengawasan PPKM Mikro di Pasar Markasan