RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 19 September 2025 - 08:54 WIB

Stasiun Integrasi LRT Jabodebek dan Commuter Line Catat Pertumbuhan Positif

Redaksi - Penulis Berita

LRT Jabodebek terus mencatat pertumbuhan positif dalam jumlah pengguna, terutama di stasiun-stasiun integrasi dengan Commuter Line. Kemudahan berpindah moda menjadi alasan utama masyarakat semakin memilih LRT Jabodebek sebagai transportasi harian.

Di Stasiun Cikoko yang terhubung dengan Stasiun Commuter Line Cawang. Dari titik ini, pengguna LRT Jabodebek dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line ke arah Bogor, Nambo, maupun Jakarta Kota. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang menginginkan perjalanan lebih efisien dan sesuai kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Sepanjang periode 1 Januari hingga 14 September 2025, Stasiun Cikoko mencatat 1.537.317 pengguna tap in, meningkat 34,8% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 1.140.572 pengguna. Untuk tap out, jumlahnya mencapai 1.552.999 pengguna, naik 33,6% dari 1.162.726 pengguna di tahun 2024. Angka ini menegaskan bahwa integrasi dengan Commuter Line semakin banyak dimanfaatkan oleh masyarkat.

Pertumbuhan serupa juga terlihat di Stasiun Dukuh Atas BNI, yang terhubung langsung dengan Stasiun Commuter Line Sudirman dan Stasiun Commuter Line BNI City, masyarakat dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line menuju Cikarang maupun Kampung Bandan, atau menggunakan Commuter Line Basoetta menuju Bandara Soekarno Hatta. Kehadiran integrasi ini memberikan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, praktis, dan nyaman.

Sepanjang 1 Januari hingga 14 September 2025, Stasiun Dukuh Atas BNI melayani 2.963.837 pengguna tap in, naik 32,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 2.240.147 pengguna. Untuk tap out, tercatat 2.659.403 pengguna, meningkat 26,8% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 2.097.494 pengguna. Lonjakan ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat memanfaatkan kemudahan integrasi yang ditawarkan.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan bahwa tren peningkatan ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang terhubung dengan baik. “Integrasi antarmoda menjadi kunci dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. LRT Jabodebek hadir untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman, serta mendukung mobilitas harian yang berkelanjutan,” ujar Purnomosidi.

Pertumbuhan jumlah pengguna di kedua stasiun integrasi ini membuktikan bahwa kehadiran LRT Jabodebek tidak hanya sebagai transportasi modern yang nyaman, tetapi juga menjadi penghubung antarmoda di Jakarta dan sekitarnya. Dengan semakin mudahnya akses menuju berbagai destinasi melalui integrasi, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang cepat, efisien, dan berkelanjutan.

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

XRP Tiba-Tiba Naik 3%, Apakah Dampak Ripple Cabut Banding terhadap SEC?

Ekonomi

BRI Finance Berikan Pembiayaan Mobil Bekas Yang Lebih Terjangkau Bagi Masyarakat

Ekonomi

Partisipasi Kadin Indonesia Trading House Dalam Event “Sousdey Indonesia 2025” Di Kamboja

Ekonomi

Kendalikan Banjir di Tenggang dan Sringin di Semarang, Kementerian PU Optimalkan 27 Pompa dan Upgrading Dua Rumah Pompa Utama

Ekonomi

Permudah Diversifikasi Investasi, Crypto Exchange Fasset Hadirkan Fitur “Crypto Bundles”

Ekonomi

Catat 172 Barang Penumpang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik pada Penghujung Libur Nataru

Ekonomi

BRI-MI Gandeng DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar

Ekonomi

Komitmen Kualitas Baja Krakatau Steel untuk Ketahanan Infrastruktur Indonesia dan Tolak Baja “Banci”