RajaBackLink.com

Home / Headline / Opini / Organisasi

Rabu, 14 April 2021 - 10:39 WIB

Alumni GmnI Soni Soemarsono Layak Jadi Mendagri

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com | Jakarta Potensi reshuffle kabinet semakin menguat, sudah di konfirmasikan oleh Ali Mochtar Ngabalin (Tenaga Ahli Utama KSP).

Merespons itu alumni GmnI Sandri Rumanama, meminta agar presiden bisa melihat pontensi alumni GmnI.

Lanjut Sandri Rumana. Bahwa Soni Soemarsono adalah kandidat kuat yg didorong untuk menjadi menteri dalam negeri karena beberapa catatannya Yang trend postif.

Ya kami minta agar salah satu alumni terbaik kami untuk menjadi menteri dalam negeri, ya beliau Soni Soemarsono . Tutur Sandri

Sandri menjelaskan bahwa soni memeliki jejak rekam yang bagus, sukses jadi 3 PLT Gubernur (DKI Jakarta, Sulsel, Sulut) serta suksss menjadi Dirjen Otda Kemetrian Dalam Negeri. Ini catatan yanag rasional Yang harusnya dipertimbangkan presiden dalam perombakan kabinet nanti.

Selain soni sandri juga menawarkan senior lain seperti seperti Zeth Sahaburua (Mantan Ketua DPRD Maluku & Wakil Gubernur Maluku).

Kalau bukan bung Soni ada alternatif lain bung Zeth politisi senior Golkar Yang berpengalaman. Tuturnya (Saiful amr)

Berita ini 459 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Berbagai Lokasi Di Gowa Terjadi Tanah Longsor Masyarakat Dihimbau Waspada Dan Tunda Perjalanan

Headline

Pamen Ahli Bid. Hukum dan Humaniter Poksahli Pangdam XIV/Hsn Menghadiri Rakor Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba Tahun 2024

Headline

Kapolri: SDM Harus Jadi ‘Koki’ Ciptakan kompetensi nilai etika Personel yang Diharapkan dan dipercaya Masyarakat

Headline

Ketua DPC AWDI Muara Enim Kecam Aksi Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Di Madina

Headline

Vaksinasi Serentak Polres Takalar Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-76 

Headline

CORBUZIER MAIN LGBT

Headline

Personel Polres Takalar Ikuti Uji Kesamaptaan Jasmani Periode I Tahun 2024

Berita Sumatera

Yusran Efendi: Sebagai Wakil Rakyat, Terus Terang Saya Kecewa Dengan Keputusan Gubernur Sumsel Yang Terkesan Mengabaikan Usulan DPRD Kabupaten Muara Enim.