RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Selasa, 4 November 2025 - 11:22 WIB

Bangun Konektivitas ke Kawasan Sentra Produksi Papua Selatan, Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pembangunan Jalan KSPP Wanam-Muting Segmen II

Redaksi - Penulis Berita

JAKARTA, 4 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandatangani kontrak paket pekerjaan Pembangunan Jalan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam–Muting Segmen II di Provinsi Papua Selatan sepanjang 80,5 kilometer. Penandatanganan ini menandai langkah penting Kementerian PU dalam mempercepat infrastruktur konektivitas pada pengembangan KSPP Wanam – Muting, sesuai Instruksi Presiden No. 14 Tahun 2025.

Penandatanganan
kontrak dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua
Selatan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PU, dengan
kontraktor pelaksana KSO: PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya, PT
Batulicin Beton Asphalt, dan PT Modern Widya Tehnical. Prosesi ini disaksikan
langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo dan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti
di Gedung Serbaguna Kementerian PU di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Dalam
sambutannya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya pembangunan
infrastruktur dasar jalan dalam mendorong produktivitas kawasan.

“Merauke
memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi pangan. Kementerian PU
mendukung penuh melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air dan
konektivitas jalan agar kawasan ini dapat berproduksi sepanjang tahun dan
memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri Dody.

Menteri
Dody juga menyampaikan bahwa Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen II
merupakan titik awal komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan
infrastruktur jalan di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional
(KSPEAN). Pembangunan ini menargetkan Merauke, salah satu sebagai lumbung
pangan baru di Indonesia Timur.

Secara
keseluruhan, pembangunan Jalan KSPP Wanam – Muting Segmen II memiliki arti
strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan
perekonomian masyarakat di Papua Selatan. Pembangunan tersebut diharapkan dapat
menjadi contoh praktik terbaik (best practice) dalam pelaksanaan
pembangunan jalan di kawasan timur Indonesia, yakni pembangunan yang
transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang nyata.

Penandatanganan
paket kontrak kerja sama pembangunan jalan di KSPP Wanam – Muting Segmen II
dilakukan pascaproses tender prakualifikasi sejak 11 Agustus 2025, yang mana
KSO PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya, PT Batulicin Beton Asphalt, dan
PT Modern Widya Tehnical ditetapkan sebagai pemenang. Total nilai kontrak
pekerjaan fisiknya sebesar Rp4,8 triliun, dengan lingkup pekerjaan berupa
pembangunan jalan sepanjang 80,5 km dan tiga jembatan. Masa pelaksanaan kontrak
selama 720 hari kalender, dan ditargetkan selesai paling lambat 25 Oktober
2027.

Secara
khusus, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar berpesan kepada penyedia
jasa agar bekerja dengan profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Ia juga
menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis,
serta memastikan pelaksanaan tepat waktu dan tepat mutu.

Dirjen
Roy juga meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Pembangunan Jalan
KSPP Wanam–Muting Segmen II untuk memperhatikan aspek keselamatan kerja,
kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Kementerian
PU berharap pembangunan jalan ini dapat selesai tepat waktu sehingga dapat
memperlancar arus logistik, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan membuka
akses bagi masyarakat menuju pusat produksi pangan di Papua Selatan, serta
berdampak nyata bagi kesejahteraan dan kemandirian bangsa.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rp556,53 triliun, Apa Pendorongnya?

Ekonomi

Pelindo Multi Terminal Grup Salurkan 90 Ekor Hewan Qurban di Sekitar Wilayah Pelabuhan

Ekonomi

Harga Emas Masih Positif Jelang Putusan Suku Bunga The Fed

Ekonomi

Suite Class Compartment Catat Rekor Baru Layani 20.556 Pelanggan Januari–Juli 2025, Tumbuh 27,76%

Ekonomi

MyRepublic Indonesia Siap Gelar MyRepublic Rocket Week 2025: Meroketkan Inovasi Digital Indonesia

Ekonomi

Bittime Resmi Listing Token Aster dan Avatis, Hadirkan Kesempatan Diversifikasi Aset Bagi Investor Indonesia

Ekonomi

KAI Daop 1 Jakarta Selamatkan Lebih dari 17 Ribu M2 Aset Perusahaan dalam 5 Bulan Terakhir

Ekonomi

Bank Raya Ajak Generasi Muda Persiapkan Masa Depan dengan Bijak Kelola Keuangan dan Investasi