RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 16 Mei 2025 - 11:00 WIB

BINUS University Pendidikan Tinggi yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berdampak

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta, 15 Mei 2025 — Melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional ke angka 4,87% pada kuartal I 2025 dan dominasi pekerja di sektor informal menjadi sinyal penting bahwa Indonesia memerlukan SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata.

BINUS University merespon kondisi ini melalui penyelenggaraan Media Gathering di Kampus Anggrek BINUS @Kemanggisan sebagai wujud nyata komitmen pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi melalui inovasi, kolaborasi, dan penciptaan dampak.

Acara ini juga sejalan dengan inisiatif Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bentuk keberlanjutan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kampus kini dituntut tidak hanya berperan dalam pengajaran, tetapi juga menjadi katalisator transformasi sosial dan ekonomi, baik secara lokal maupun global.

Dalam kesempatan ini, Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa BINUS secara konsisten menjalankan transformasi pendidikan yang menyatu dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

“Kami membekali mahasiswa dengan pengalaman praktikal sejak kuliah. Dengan pendekatan fleksibel dan multidisipliner, mahasiswa BINUS mampu beradaptasi lebih cepat dan unggul saat memasuki dunia profesional. Kami percaya bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga dampak nyata yang dapat diberikan oleh lulusannya kepada bangsa,” tegasnya.

BINUS University saat ini menempati peringkat #2 versi Times Higher Education (THE) 2025 sebagai Perguruan Tinggi Indonesia Berkelas Dunia, sebuah pengakuan internasional atas kualitas akademik, inovasi, serta keterlibatan global yang dibangun selama bertahun-tahun—melampaui beberapa perguruan tinggi negeri ternama.

Melalui program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier melalui Enrichment Program Track, BINUS mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkontribusi. Keunggulan ini didukung oleh relasi kuat dengan lebih dari 2.200 perusahaan mitra di seluruh dunia, serta jaringan 200.000+ komunitas Binusian yang tersebar di berbagai industri, kota, dan negara. Sinergi antara dunia kampus, industri, dan komunitas alumni menjadi fondasi penting dalam menciptakan Kampus Berdampak.

Hadir pula dalam acara ini salah satu alumni inspiratif, Garry Liwang, yang kini menjabat sebagai Editing, Lighting, Rendering, and Compositing (ELRC) Supervisor dan pernah terlibat dalam produksi film Jumbo. Ia menyampaikan pengalamannya sebagai mahasiswa BINUS yang banyak terpapar dunia industri sejak dini.

“Di BINUS saya belajar bukan hanya teori, tapi langsung terlibat dalam proyek nyata yang mendorong saya untuk berpikir seperti profesional sejak mahasiswa. Itu sangat memudahkan saya ketika akhirnya masuk ke dunia kerja,” ungkap Garry.

Melalui forum ini, BINUS University menegaskan perannya sebagai Kampus Global Berdampak, yang menjawab kebutuhan zaman dengan aksi konkret. BINUS tidak hanya ingin mencetak lulusan unggul, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan solutif untuk berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan global secara berkelanjutan.

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kolaborasi Danantara dan PTPP Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang & Aceh Utara Melalui Pembangunan Hunian Sementara

Ekonomi

Bangun Hubungan Lebih Kuat Lewat Customer Relationship Management dan Software CRM

Ekonomi

PT Bambang Djaja: Inovasi Transformator untuk Efisiensi Energi Listrik di Indonesia

Ekonomi

Emas Terkoreksi Tipis Efek Data NFP AS yang Positif

Ekonomi

Transformasi Ikonik Stasiun Tanah Abang: PTPP Dorong Kapasitas dan Kenyamanan Penumpang Hingga 300.000 Orang per Hari

Ekonomi

Hackathon elevAIte 2025 BINUS dan Microsoft Usung Semangat “AI for Inclusivity”

Ekonomi

Technology and Human Day 2025: Perpaduan Inovasi dan Kreativitas di BINUS @Kemanggisan

Ekonomi

Kolaborasi Kondisi Darurat, KAI Divre III Palembang Salurkan CSR Mobil Ambulance Melalui BPBD Kabupaten Muara Enim