RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Senin, 11 Agustus 2025 - 20:03 WIB

Bitcoin Kembali Menguat, Didukung Kebijakan dan Aliran Modal Institusional

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta, 11 Agustus 2025 – Harga Bitcoin (BTC) kembali pulih dan naik hingga  4.40% dalam 7 hari terakhir. Kenaikan ini terjadi setelah Bitcoin sempat mengalami penurunan di bawah $112.000 pada pekan lalu. 

Kenaikan harga Bitcoin juga didukung oleh minat investor institusional yang kuat. Di sisi lain, Michael Saylor, CEO dari Microstrategy, mengisyaratkan bahwa perusahaannya akan terus mengakumulasi lebih banyak Bitcoin, menunjukkan adanya komitmen jangka panjang dari sektor korporat.

Selain itu, data juga menunjukkan bahwa penerbit ETF Bitcoin telah membeli Bitcoin senilai $773 juta selama tiga hari perdagangan terakhir, yang menandakan permintaan yang konsisten dan kuat dari investor institusional.

Meskipun terjadi lonjakan harga yang signifikan, sentimen pasar tidak menunjukkan tanda-tanda terlalu euforia. Crypto Fear & Greed Index saat ini berada di skor 62 per hari ini dari 100, menempatkannya di zona Greed yang menunjukkan bahwa pasar masih memiliki ruang untuk tumbuh tanpa kekhawatiran berlebihan akan harga. 

Kenaikan ini juga dipicu oleh optimisme makroekonomi dan perkembangan kebijakan baru di Amerika Serikat. Dua faktor utama menjadi pendorong kenaikan ini, yakni, perintah eksekutif yang baru ditandatangani oleh Presiden Donald Trump memungkinkan aset kripto untuk dimasukkan ke dalam rencana pensiunnya. 

Di Indonesia, pertumbuhan pasar kripto yang pesat juga didukung oleh kehadiran Bittime, platform crypto exchange yang tidak hanya menyediakan sarana untuk jual beli aset kripto, namun juga aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai investasi kripto yang aman dan bertanggung jawab.

Tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Menggunakan Jasa MLV Teknologi sebagai Kontraktor Audio-Visual: Solusi Renovasi & Upgrade Sistem

Ekonomi

Semester I 2025, KAI Logistik Kelola Lebih dari 11,2 Juta Ton Barang

Ekonomi

Momentum Bullish Terbentuk, Pasar Fokus pada Arah Kebijakan The Fed

Ekonomi

Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan untuk Mendirikan PT di Indonesia

Ekonomi

67 Ribu Penumpang Nikmati Kenyamanan KA Luxury dalam 5 Bulan Pertama 2025

Ekonomi

MediaMIND Jadi Wahana Mahasiswa Unsri Asah Kemampuan Jurnalistik

Ekonomi

Menyiapkan Rumah untuk Keluarga Kecil setelah Menikah atau Punya Anak

Ekonomi

Pumpkin Patch Playdate di Mall of Indonesia: Seru-Seruan Main ala Halloween