RajaBackLink.com

Home / Berita Polisi / Headline / Hukum & Kriminal / Nasional

Selasa, 29 Juli 2025 - 20:02 WIB

BREAKING NEWS : Uji Laboratorium Beras Oplosan Polri Siap Berlakukan Sanksi Tegas

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Jakarta, Sriwijayatoday.com – Polri melalui Polres Metro Tangerang, Polda Metro Jaya akan memberlakukan sanksi tegas jika hasil uji laboratorium menemukan adanya beras oplosan di Kota Tanggerang. Selasa, (29/07/2025).

Sebelumnya, tim gabungan telah mengambil sampel beras dari pasar-pasar tradisional untuk diuji demi mencegah praktik yang merugikan masyarakat.

Jika terbukti terdapat campuran beras oplosan, tindakan hukum akan segera diambil terhadap pihak terkait.

“Jika ditemukan adanya indikasi beras oplosan, kepolisian akan segera mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat,” kata Kasubnit 2 Unit 4 Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Hendra Fereza, di Tangerang, Sabtu lalu.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman telah mengonfirmasi temuan mencengangkan. Sebanyak 212 merek beras diduga melakukan pengoplosan dan pelanggaran standar mutu.

Temuan ini merupakan hasil pemeriksaan lapangan yang dilakukan bersama Satgas Pangan Polri dan Kementerian Pertanian.

Modus yang digunakan tidak hanya merugikan konsumen secara kualitas, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp.99.000.000.000.000 (sembilan puluh sembilan triliun rupiah) per tahun.

“Ini seperti menjual emas 18 karat tapi dibilang 24 karat,” kata Amran mengutip MetroTVnews.com

Menurut Amran, perbedaan harga dan kualitas yang berbeda telah merugikan konsumen ratusan triliun rupiah.

“Padahal harganya jelas berbeda. Konsumen kita dirugikan hampir Rp.100.000.000.000.000., (seratus triliun rupiah),” pungkasnya.

Berikut daftar merek beras yang diduga dioplos :

* Sania, Sovia, Fortune, dan Siip – diproduksi oleh Wilmar Group.

* Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Setra Pulen – milik Food Station Tjipinang Jayao.

* Raja Platinum, Raja Ultima milik PT Belitang Panen Raya Ayana – diproduksi oleh PT Sentosa Utama Lestari. (Japfa Group).

Merek-merek ini disebut Mentan dalam konferensi pers sebagai contoh dari 212 merek beras yang akan diumumkan secara resmi dan bertahap kepada publik. Beberapa di antaranya bahkan sudah ditarik dari peredaran oleh sejumlah ritel modern karena viral di media sosial.

Editor: News AuthorSumber: https://sriwijayatoday.com

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Sumatera

Polemik Kepengurusan Struktural Pimpinan Wilayah VS Pimpinan Daerah Ormas GNPK-RI Sumsel

Headline

Wakil Presiden RI Buka PTQ RRI Tingkat Nasional di Takengon

Headline

Kapolres Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Lantas Polres Takalar

Berita Polisi

BREAKING NEWS : Dua Pelaku Penambang Batu Bara Ilegal di Desa Darmo Diringkus Satreskrim Polres Muara Enim

Daerah

Konsisten Dengan Pergerakan, RLH Akan Geruduk Kantor Kejari Tanjab Timur

Headline

Bangun Botanical Garden, PTBA Jaga Kelestarian Lingkungan

Headline

Petugas Kebersihan Aceh Timur Unjuk Rasa, Tuntut Gaji Tiga Bulan Belum Dibayar

Headline

Legislator Asal Aceh Minta OJK Tetapkan Orang Aceh Jadi Dirut Bank Aceh Syariah