RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Selasa, 1 Juli 2025 - 09:00 WIB

“Gorengan Bureau” – Kolaborasi Seni dari Dosen DKV School of Design BINUS UNIVERSITY di Museum Macan

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta, 22 Juni 2025 – Museum Macan dengan bangga mempersembahkan pameran Gorengan Bureau, yang mengajak masyarakat untuk mengeksplorasi seni dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Pameran ini bertujuan untuk menggali bagaimana seni dapat mempengaruhi dan membentuk identitas sosial dalam masyarakat. Gorengan Bureau mengusung konsep ruang seni yang menggabungkan elemen interaktif dan partisipatif. Pengunjung diberikan kesempatan untuk menuliskan gagasan dan visi mereka pada bungkus gorengan, merancang tata peta kota, serta membuat kartu identitas mereka sendiri, yang mencerminkan pandangan sosial dan budaya mereka.

Pameran ini tidak hanya bertujuan untuk menyajikan karya seni, tetapi juga untuk menciptakan interaksi antara seni dan pengunjung, dengan mendorong mereka untuk berpikir kritis tentang bagaimana masyarakat berperan dalam membangun lingkungan mereka. Untuk mewujudkan pameran ini, Museum Macan mengundang Adi Sundoro (Mas Asun), dosen dari DKV New Media BINUS University, untuk berkolaborasi dalam membawa ide-ide kreatif serta teknik seni yang lebih mendalam.

Pameran ini juga bertepatan dengan penyelenggaraan program Nongkrong Pop: Printmaking Sablon, yang merupakan bagian dari School of Design BINUS University. Dalam program ini, Adi Sundoro turut berperan dalam memandu workshop mengenai teknik printmaking dan desain visual. Workshop ini berfokus pada teknik seni cetak dan desain visual, memberikan pengalaman seni yang mendalam serta mengembangkan kreativitas peserta. 

 Bersama dengan Sebastian Advent, dosen lain dari DKV BINUS University, mereka berbagi pengetahuan tentang teknik printmaking dan bagaimana media seni dapat digunakan untuk menyampaikan pesan sosial dan budaya. Selain itu, pameran ini juga mencakup workshop Zine, di mana Karin Josephine, alumni School of Design BINUS University, turut berperan dalam berbagi keterampilan dan wawasan mengenai seni zine.

“Gorengan Bureau bukan hanya sebuah ruang seni, tetapi juga merupakan sarana untuk menciptakan kesadaran sosial mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam merancang kota dan kehidupan sehari-hari kita. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat mengedukasi pengunjung, khususnya anak-anak dan orangtua, untuk lebih memahami pentingnya peran mereka dalam pembangunan masyarakat,” ujar Adi Sundoro, seniman dan dosen DKV BINUS University.

Harapan dari Gorengan Bureau adalah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya visi kota yang inklusif dan berkelanjutan. Pameran ini juga bertujuan untuk mengajak keluarga, terutama anak-anak, untuk berpartisipasi dalam merancang kota mereka sendiri. Inisiatif ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang untuk bermain, tetapi juga sebagai sarana untuk belajar dan 

berinteraksi dengan komunitas melalui seni, memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai peran mereka dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

Melalui kolaborasi ini, BINUS University berharap dapat terus mendorong mahasiswa dan masyarakat luas untuk lebih kritis, kreatif, dan peduli terhadap peran mereka dalam membangun sebuah komunitas yang lebih baik. BINUS University percaya bahwa melalui seni, kita dapat menciptakan ruang untuk berdialog, berpikir lebih dalam, dan membentuk masyarakat yang lebih berempati dan inklusif.

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kolaborasi Lintas Sektor di Yogyakarta: Telkom Indonesia Yakin AI Mampu Selamatkan Budaya Lokal

Ekonomi

HSB Investasi Rilis Skema Apresiasi Baru, Trading Tak Lagi Sekadar Profit

Ekonomi

Mengenal Penyebab Kulit Eksim: Dari Faktor Genetik hingga Lingkungan Modern

Ekonomi

MIND ID Dukung Transformasi Industri Demi Peradaban

Ekonomi

Puluhan Ribu Pekerja Terkena PHK Awal 2025, Peluang Baru Muncul di Dunia Digital

Ekonomi

Dampak Kebijakan Trump terhadap Ethereum: Prediksi Harga 2025

Ekonomi

Permasalahan Hukum Umum dalam Transaksi Properti di Indonesia dan Bagaimana PPAT Dapat Membantu

Ekonomi

Terkait Viral Penumpang KRL Lompat Pagar di Stasiun Cikini, KAI Imbau Tertib dan Hormati Fasilitas Publik