RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Selasa, 19 November 2024 - 13:37 WIB

India Jadi Pilihan Utama Pariwisata Medis Terjangkau Berkat Artemis Hospital

Redaksi - Penulis Berita

Dari Kiri ke Kanan: Malvika Priyadarshini, Perwakilan Komersial Kedutaan Besar India untuk Indonesia; Parveen S. Kapoor, Presiden Kantor Perwakilan Artemis Hospital untuk Indonesia, Timor Leste, dan Asia Tenggara; H.E. Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia; Anoop Sharma, Kepala Operasi Internasional Asia Tenggara, Artemis Hospital; Muthumani V., CFO PT Duta Permata Murni. 

JAKARTA, 18 November 2024 – Artemis Hospital India berpartisipasi dalam Medical Wellness World Tourism Expo 2024, yang berlangsung dari 15 hingga 17 November 2024 di Jakarta Convention Center. Acara ini menjadi wadah penting bagi Artemis Hospital untuk memperkenalkan layanan medis kelas dunia dan fasilitas kesehatan canggih yang mereka miliki. Duta Besar India untuk Indonesia juga turut hadir, memberikan dukungannya terhadap sektor pariwisata medis yang berkembang semakin pesat, khususnya dalam mempererat hubungan medis antara India dan Indonesia. 

India telah lama dikenal sebagai destinasi utama untuk pariwisata medis, menawarkan perawatan kesehatan kelas dunia dengan harga yang terjangkau. “India telah terbukti menjadi tujuan yang adil dan terjangkau untuk pariwisata medis. Banyak pasien dari seluruh dunia telah melakukan perjalanan ke India untuk pengobatan dan mendapatkan pengalaman yang sangat baik,” kata H.E. Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia.

Kehadiran perwakilan dari Artemis Hospital, Anoop Sharma, Kepala Operasi Internasional untuk Asia Tenggara, dan Parveen S. Kapoor, Presiden Kantor Perwakilan Artemis Hospitals untuk Indonesia, Timor-Leste, dan Asia Tenggara, semakin menyoroti potensi pariwisata medis India. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pelayanan kesehatan berkualitas yang ditawarkan India, negara ini kini menjadi pilihan utama bagi banyak warga Indonesia yang mencari perawatan medis. Banyak dari mereka yang memilih India sebagai destinasi perawatan, karena biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Singapura atau Malaysia, namun tetap memastikan kualitas perawatan yang tinggi dan dapat diandalkan.

Parveen S. Kapoor, Presiden Kantor Perwakilan Artemis Hospitals untuk Indonesia, Timor-Leste, dan Asia Tenggara, menambahkan bahwa kerjasama antara India dan Indonesia akan sangat menguntungkan kedua belah pihak. “Jika kedua negara dapat bekerja sama, India dan Indonesia, itu akan sangat baik untuk kedua negara,” ujar Kapoor. 

Dari Kiri ke Kanan: Parveen S. Kapoor, Presiden Kantor Perwakilan Artemis Hospitals untuk Indonesia, Timor Leste dan Asia Tenggara; H.E. Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia; Anoop Sharma, Kepala Operasi Internasional Asia Tenggara, Artemis Hospital; Muthumani V., CFO, PT Duta Permata Murni. 

Saat ini India maupun Indonesia menghadapi tantangan kesehatan yang serupa akibat populasi mereka yang sangat besar. Kedua negara perlu memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diakses dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, sambil terus meningkatkan kapasitas sistem kesehatan lokal. Masih banyak warga yang mencari pengobatan ke luar negeri, yang dapat membebani cadangan devisa kedua negara. Untuk mengatasi hal ini, India dan Indonesia kini sedang menjajaki berbagai cara untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan memperkuat sistem kesehatan mereka melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

Kolaborasi antara institusi kesehatan India dan Indonesia semakin berkembang, terutama setelah perubahan regulasi di Indonesia yang memungkinkan dokter asing untuk berpraktik di Zona Ekonomi Khusus. Langkah ini membuka peluang baru untuk kemitraan yang saling menguntungkan. Artemis Hospitals aktif bekerja sama dengan berbagai perusahaan pariwisata medis untuk meningkatkan layanan kesehatan di kedua negara serta mempererat hubungan bilateral. 

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Dua Pandangan, Satu Teknologi: Elon Musk vs Sam Altman dalam Masa Depan AI

Ekonomi

Dorong Keselamatan di Perlintasan Sebidang, KAI dan DJKA Uji Coba Panic Button di Semarang

Ekonomi

SEOCon Forum Bali 2024: Konferensi Pemasaran Digital Terbesar di Indonesia Kembali Hadir di Pulau Dewata

Ekonomi

Menerapkan AI dalam Data Kompleks pada Graph Machine Learning

Ekonomi

Micro Moment Marketing, Strategi Tarik Minat Konsumen Secara Spontan

Ekonomi

Konektivitas Medan Meningkat, Penumpang KA Srilelawangsa Capai 358 Ribu di Januari 2026

Ekonomi

Nusantara Global Network Bermitra dengan CXM Direct untuk Meluncurkan Program Introducing Broker

Ekonomi

Menteri Johnny: Implementasi 5G Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional