RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 9 Mei 2025 - 10:49 WIB

India Tegaskan Serangan ke Target Terorisme, Bantah Sasar Sipil

Redaksi - Penulis Berita

New Delhi, 8 Mei 2025 — Pemerintah India menyatakan bahwa serangan udara yang dilakukan pada 7 Mei merupakan respons terhadap serangan teroris di Pahalgam, Kashmir, pada 22 April lalu. Dalam pernyataan resminya, Foreign Secretary India Vikram Misri menekankan bahwa serangan India bersifat terukur dan hanya menargetkan infrastruktur yang diduga digunakan kelompok teror, bukan wilayah sipil atau situs keagamaan.

Pernyataan ini disampaikan menyusul tuduhan dari Pakistan bahwa serangan tersebut menimbulkan korban sipil dan merusak fasilitas umum. India membantah tuduhan itu dan menyatakan bahwa seluruh target telah dipilih secara cermat berdasarkan informasi intelijen.

Misri juga menyebut bahwa kelompok The Resistance Front (TRF), yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan Pahalgam, memiliki keterkaitan dengan kelompok terlarang Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan. Ia menyampaikan bahwa India akan memperbarui informasi kepada badan sanksi PBB terkait hal ini.

Menanggapi usulan Pakistan untuk membentuk tim investigasi bersama, India menyatakan keraguannya berdasarkan pengalaman masa lalu, seperti dalam kasus Mumbai 2008 dan Pathankot 2016, yang dinilai tidak menunjukkan kemajuan berarti dalam penegakan hukum.

India juga membantah telah menyerang fasilitas infrastruktur strategis seperti bendungan di wilayah Pakistan. Mengenai Perjanjian Air Indus, India menegaskan bahwa situasi keamanan dan perubahan kondisi telah mendorong perlunya evaluasi ulang terhadap kesepakatan yang sudah berlangsung lebih dari enam dekade.

Pemerintah India menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pihaknya tidak berniat melakukan eskalasi, namun siap merespons setiap ancaman yang muncul.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat pernyataan resmi dari Kementrian Urusan Luar Negeri India di bawah:

https://www.mea.gov.in/Speeches-Statements.htm?dtl/39478

Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bitcoin Tembus Rp 2 Miliar: Apakah Masih Bisa Naik Lebih Tinggi?

Ekonomi

Wujudkan Mobilitas Hijau, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Mobil Listrik

Ekonomi

KAI Pastikan Layanan Optimal Selama Libur Panjang, Dirut KAI Sapa Pelanggan di Kereta Joglosemarkerto

Ekonomi

XAU/USD Kian Bullish di Ketegangan Dagang dan Risalah FOMC

Ekonomi

BINUS SCHOOL Simprug Peroleh Akreditasi A

Ekonomi

Perguruan Tinggi Perlu Melakukan Hal Ini untuk Kurangi Tingkat Mahasiswa Putus Kuliah

Ekonomi

Pakar Asia Bahas Kompleksitas PCOS: Dari Mekanisme Dasar hingga Karakteristik Khas di Asia

Ekonomi

Mata Uang Kripto vs. Forex: Mana yang Lebih Menguntungkan?