RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Senin, 30 Juni 2025 - 14:11 WIB

Insiden Temperan di Lamongan, KAI Daop 8 Surabaya Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Perlintasan Sebidang

Redaksi - Penulis Berita

Pada Minggu (29/6) sekitar pukul 22.58 WIB, telah terjadi temperan antara sepeda motor dengan kereta api Kertajaya relasi Jakarta Pasar Senen – Surabaya Pasarturi.

Kejadian temperan ini terjadi di perlintasan sebidang JPL No. 329, KM 191+2/3 antara Stasiun Duduk – Stasiun Lamongan, yang berada di wilayah Desa sekitar Lamongan. Perlintasan ini merupakan perlintasan resmi yang dijaga oleh petugas dari Dinas Perhubungan mulai pukul 05.30 hingga 22.00 WIB. Insiden terjadi beberapa menit setelah jam penjagaan selesai.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa saat KA Kertajaya melintas di lokasi tersebut, terjadi benturan dengan kendaraan roda dua yang diduga menerobos perlintasan setelah jam operasional penjagaan berakhir.

Akibat kejadian ini, KA Kertajaya melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di KM 190+2/3 untuk pemeriksaan sarana. Setelah dinyatakan aman oleh petugas, KA kembali melanjutkan perjalanan dan tiba di Stasiun Lamongan pukul 23.07 WIB.

KA Kertajaya mengalami keterlambatan selama 4 menit akibat kejadian ini. Meskipun dampaknya minim terhadap perjalanan kereta api lainnya, KAI Daop 8 Surabaya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul.

“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian ini. Semoga korban dapat segera pulih dan keluarga diberikan kekuatan,” ujar Luqman.

KAI Daop 8 Surabaya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Sebelum melintas, pengguna jalan diharuskan memperhatikan rambu tanda rel dan berhenti sejenak pada rambu Stop, meskipun palang pintu tidak tertutup. Masinis kereta api juga menjalankan SOP dengan membunyikan suling lokomotif dari jarak minimal 100 meter sebelum perlintasan sebagai peringatan bagi pengguna jalan.

Selama periode Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 14 kejadian temperan antara kereta api dan kendaraan bermotor di wilayah kerja Daop 8 Surabaya. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang mencapai 30 kejadian. Sebagian besar insiden tersebut terjadi di perlintasan sebidang yang tidak dijaga secara penuh atau dilintasi tanpa mematuhi aturan keselamatan.

Sebagai upaya pencegahan, KAI Daop 8 Surabaya secara konsisten melakukan berbagai langkah preventif, antara lain:

– Sosialisasi keselamatan secara langsung di sekitar perlintasan dan lingkungan padat penduduk.

– Kampanye Rail Safety Campaign di sekolah-sekolah dan komunitas warga.

– Koordinasi dengan pemerintah daerah dan Dinas Perhubungan untuk menutup perlintasan liar serta memperpanjang jam penjagaan di lokasi rawan.

– Pemasangan rambu-rambu tambahan dan pengecatan marka di area perlintasan.

– Patroli rutin oleh petugas penjaga jalan lintas (JPL) dan keamanan jalur.

Selama periode bulan Januari hingga Juni 2025, PT Kereta Api Indonesia telah melaksanakan sebanyak 189 kegiatan preventif di wilayah Daop 8 Surabaya untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan.

“KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Keselamatan adalah prioritas utama dan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat,” tutup Luqman.

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

KAI Daop 6 Gandeng Komunitas Semboyan Satoe Community Gelar Sosialisasi Keamanan Perjalanan dan Anti Pelecehan Seksual di Lingkungan Kereta Api

Ekonomi

Jawab Kebutuhan SDM di Sumatera, BINUS UNIVERSITY Luncurkan Kampus Baru di Medan

Ekonomi

VENTRUE Capital Siapkan Rencana Strategis Masuk Program Nasional Makan Bergizi Gratis

Ekonomi

Tembus 2.3 Miliar, SMEXPO Jakarta 2025 Jadi Magnet Pengunjung Blok M Hub

Ekonomi

Mendukung Program 3 Juta Rumah, Al Qilaa dan KAI Berkolaborasi Membangun Hunian Vertikal di Lahan KAI

Ekonomi

Bagaimana Proyek Penanaman Mengubah Nasib Masyarakat Desa Hutan?

Ekonomi

KAI Daop 1 Peduli, Bekali Pekerja Jelang Purna Tugas dengan Keterampilan Wirausaha

Ekonomi

Bersama dengan Para Ahli di Bidangnya, ZONAEBT Gaungkan Green Jobs Forum: Transisi Adil Menuju Keberlanjutan