RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:12 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Tekankan Pentingnya Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang

Marketing - Penulis Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan tentang pentingnya disiplin dan kewaspadaan saat melintas di perlintasan sebidang. Imbauan ini disampaikan setelah kembali terjadinya insiden tertempernya kereta api oleh kendaraan di wilayah Jakarta Utara, Rabu (10/12).

KAI menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kepatuhan pengendara terhadap rambu dan prosedur keselamatan. Masyarakat diminta selalu menerapkan prinsip Berhenti, Tengok kiri–kanan, Pastikan Aman, lalu Jalan sebelum melintas.

Kronologi Kejadian

Pada pukul 18.09 WIB, KA 2252 (Commuter Line relasi Jakarta Kota – Tanjung Priuk) TS 205 JR 48 SF 8 tertemper mobil di JPL 7A (tidak dijaga) KM 2+900 jalur hulu Jakarta Kota – Tanjung Priuk. Sebelum kejadian Masinis membunyikan klakson KRL berulang kali sebagai peringatan. Selanjutnya Masinis segera melaporkan insiden tersebut.

Adapun tindak lanjut yang dilakukan:

Koordinasi dengan PKD Stasiun Ancol, PKD Ancol tiba di lokasi untuk pengamanan

Setelah rangkaian dinyatakan aman, perjalanan KA dilanjutkan, pemeriksaan lanjutan dilakukan di Stasiun Jakarta Kota

Tidak ada korban jiwa. Namun kejadian ini kembali menjadi bukti bahwa kelalaian pengendara dapat memengaruhi keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan lainnya.

Identitas Pengendara dan Kendaraan

Pengendara inisial NK (59 Tahun), alamat Kalibawang, Kab. Wonosobo

Kendaraan jenis Avanza, Plat Nomor: B 2129 UFG.

237 Gangguan Operasional Akibat Temperan di Tahun 2025

Sepanjang Januari hingga hari ini, tercatat 237 kali gangguan operasional KA di wilayah Daop 1 Jakarta akibat insiden temperan. Rinciannya:

  • 55 kejadian melibatkan kendaraan
  • 177 kejadian KA tertemper orang
  • 5 kejadian KA tertemper hewan

Adapun sebaran kejadian per bulan sebagai berikut:

  • Januari: 10 kejadian
  • Februari: 23 kejadian
  • Maret: 22 kejadian
  • April: 21 kejadian
  • Mei: 25 kejadian
  • Juni: 24 kejadian
  • Juli: 22 kejadian
  • Agustus: 20 kejadian
  • September: 16 kejadian
  • Oktober: 26 kejadian
  • November: 19 kejadian
  • Desember (hingga hari ini): 9 kejadian

KAI Daop 1 Jakarta menilai angka ini cukup mengkhawatirkan dan memerlukan peningkatan kedisiplinan bersama, khususnya dari pengguna jalan.

Langkah Pencegahan dan Edukasi

Untuk menurunkan angka kecelakaan dan mendorong disiplin berlalu lintas, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain:

Penutupan 40 titik perlintasan sebidang rawan kecelakaan sepanjang tahun 2025

Sosialisasi keselamatan kepada pengendara di perlintasan sebidang serta edukasi secara langsung ke sekolah-sekolah

Penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan komunitas pecinta kereta api

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk meminimalkan risiko serta meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Landasan Hukum Keselamatan Perlintasan

KAI kembali mengingatkan bahwa kewajiban mematuhi rambu dan prosedur keselamatan diatur secara jelas dalam regulasi nasional:

UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang menegaskan bahwa keselamatan pada perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator perkeretaapian, dan pengguna jalan.

UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mewajibkan setiap pengendara berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi atau ketika mendekati perpotongan jalur kereta api.

Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta menimbulkan konsekuensi hukum.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa kecelakaan di perlintasan sebidang sebagian besar terjadi karena kelalaian pengguna jalan.

“Keselamatan tidak boleh dinegosiasikan. Banyak insiden terjadi bukan karena kurangnya fasilitas, tetapi karena pengendara mengambil keputusan berisiko. Patuhi rambu, berhenti sejenak, tengok kiri–kanan, dan pastikan aman sebelum melintas. Keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan sangat bergantung pada kepatuhan kita bersama.”

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kenaikan PPN 12% Dinilai Membebani Pengembang, Apa Dampaknya bagi Pasar Properti?

Ekonomi

Operasi Katarak Gratis di RSU Siloam Labuan Bajo: Wujud Kepedulian Bersama untuk Penglihatan yang Lebih Baik

Ekonomi

LindungiHutan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Aksi Karbon Nyata di Hari Nol Emisi

Ekonomi

BINUS @Bandung Perkuat Peran Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Kebutuhan Industri dan Ketidakpastian Ekonomi

Ekonomi

5 Penguat Rasa Daging Paling Populer: Dari MSG Sampai Ekstrak Ragi, Alami Maupun Sintetis

Ekonomi

Level Up Your On-Camera Confidence: Workshop Content Creator Priska Sahanaya & Beauty Class Fanbo di SMK Muhajirin

Ekonomi

Di Tengah Gejolak Ekonomi, Pelaku Usaha Beralih ke Freelancer untuk Bertahan dan Tumbuh

Ekonomi

POU Training Terkini Energy Academy untuk Membentuk Pemimpin Operasional Tertinggi