RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:07 WIB

KAI Logistik Raih Peringkat AA: Bukti Kemampuan Keuangan Sangat Kuat dan Komitmen dalam Proyek Strategis Masa Depan

Redaksi - Penulis Berita

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), resmi meraih sertifikat pemeringkatan untuk periode 14 Mei 2025 – 1 Mei 2026 dengan peringkat AA (Double A; Stable Outlook) atau kategori sehat, yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), sebuah pengakuan yang menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Pencapaian ini menjadi bukti atas kinerja solid dan langkah strategis perusahaan dalam mendukung ekosistem logistik nasional yang andal dan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menyampaikan,
“Pencapaian peringkat AA ini mencerminkan komitmen kuat KAI Logistik dalam
menjaga kesehatan keuangan, mengelola risiko secara cermat, dan terus
mengembangkan layanan logistik yang inovatif. Peringkat AA ini bukan hanya
pengakuan terhadap performa keuangan KAI Logistik, tetapi juga refleksi dari
proyek-proyek strategis yang tengah kami jalankan untuk memperkuat rantai pasok
nasional, khususnya dalam komoditas batu bara dan pengembangan infrastruktur
logistik”.

Selain aspek keuangan, KAI
Logistik dinilai memiliki proyek strategis untuk mendukung performa di masa
depan. Saat ini, KAI Logistik tengah merampungkan beberapa proyek strategis untuk
akselerasi kinerja di antaranya Coal Unloading Terminal Kramasan. Proyek
pengembangan terminal bongkar muat batu bara di Kramasan, Sumatra Selatan,
menjadi salah satu proyek penting dengan potensi volume mencapai lebih dari 17
juta per tahun dan akan menjadi simpul strategis dalam distribusi batu bara.

Batu bara masih menjadi tulang
punggung performa perusahaan, selain Coal Unloading Terminal Batu Bara ini,
 KAI Logistik juga tengah mengembangkan
layanan pengelolaan container yard Sumatra Selatan. Pengembangan
jaringan stasiun muat berbasis Container Yard di Sumatera Selatan yang
melayani area muat batu bara dengan kapasitas awal 1 juta–1,5 juta ton per
tahun dan mampu mencapai kapasitas maksimal sebesar 4 juta ton per tahun.
Proyek ini memperkuat layanan angkutan batu bara berbasis kereta api di wilayah
Sumatra Selatan sebagai solusi logistik yang efisien.

Selain batu bara, KAI Logistik juga fokus pada pengembangan pergudangan. KAI
Logistik mengembangkan fasilitas pergudangan modern di Pulau Jawa untuk
mendukung layanan logistik terintegrasi.

”Sejalan dengan berbagai inisiatif strategis tersebut, KAI Logistik
memproyeksikan pertumbuhan yang signifikan dan solid di antaranya CAGR (Compound
Annual Growth Rate
) proyeksi pendapatan sebesar 10,4% dengan target
pendapatan sebesar Rp1,8 triliun pada tahun 2029 diikuti dengan CAGR proyeksi
volume produksi sebesar 11,8%, dengan target volume mencapai 47,2 juta ton pada
tahun yang sama,” lanjut Fredi.

KAI Logistik akan terus berinovasi
untuk menciptakan solusi logistik yang efisien, ramah lingkungan, serta memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Peringkat AA ini menjadi
pijakan penting untuk mewujudkan visi sebagai perusahaan logistik terdepan di
Indonesia.

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jadi Sponsor Raya Run, Bank Raya Dorong Geliat Ekonomi Digital di Surabaya

Ekonomi

Animo Masyarakat Tinggi, LRT Sumsel Catat 49.295 Penumpang pada Libur Isra Mikraj

Ekonomi

BRIliaN Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gelar Kegiatan Tracking sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Kesehatan

Ekonomi

Harga Bitcoin Melemah, Mampukah BTC Tembus US$100.000 Sebelum Akhir Tahun?

Ekonomi

Olahraga Raket Jadi Fenomena Baru: Liga.Tennis Soroti Pertumbuhan Pasar, Perubahan Perilaku, dan Peluang Ekonomi di Indonesia

Ekonomi

WhatsApp Business API & Customer Service: Layanan Praktis

Ekonomi

Rayakan Iduladha dengan Nyaman, Ini Kereta dan Rute Favorit Pilihan Penumpang DAOP 8 Surabaya Selama Libur Iduladha 1446 H

Ekonomi

Presiden RI Tinjau Master Plan Pengembangan TOD Manggarai, Tanah Abang, dan Sudirman–BNI City–Karet Sebelum Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru