RajaBackLink.com

Home / Aceh / Aceh Timur / Aceh Timur Peristiwa / Headline

Rabu, 18 Januari 2023 - 16:02 WIB

Kapolres Aceh Timur: Ini Identitas Mayat di Pasar Pasar Rakyat Simpang Ulim

Bagas - Penulis Berita

 

Sriwijayatoday.com | Aceh Timur Peristiwa penemuan mayat di Loss Pasar Rakyat, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur pada Selasa, (17/01/2023) pagi terungkap identitasnya.

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K. menyebutkan, mayat tersebut adalah M Salem bin M. Ali (50 tahun), warga Dusun Cahaya Timue, Desa Gampong Baroe, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.

“Setelah memperoleh informasi adanya temuan mayat, kami kemudian mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Kasat Reskrim, Rabu, (18/01/2023).

Selanjutnya anggota kami dari Unit Identifikasi (INAFIS) lanjut Kasat Reskrim, melakukan identifikasi, selanjutnya jasad M.Salem dibawa ke RSUD Kota Langsa guna dilakukan visum.

“Dari keterangan dokter Forensik RSUD Langsa disebutkan bahwa pada mayat tersebut tidak ditemukan bekas kekerasan, sedangkan darah yang tercecer di lantai adalah adanya proses pada pembusukan mayat.” Terang Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K.***

Berita ini 147 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Himbau Pedagang BBM Eceran. Ini Kata BHABINKAMTIBMAS Polsek Semendo.

Headline

Gelar Operasi Yustisi, Polisi Di Gowa Berikan Sanksi Ini Bagi Pelanggar Prokes

Headline

Polsek Somba Opu Laksanakan Kegiatan Serbuan Vaksin Covid-19 Di Kantor Kecamatan Somba Opu

Headline

Ketua TP PKK Aceh Timur Kegiatan Sosialisasi Adat Istiadat

Headline

KAPOLDA SULSEL GELAR KONFERENSI PERS TERKAIT PENGUNGKAPAN SHABU DI KAMPUS UNM PARANG TAMBUNG*

Headline

Patroli Dialogis Sat Samapta Polres Takalar Antisipasi Tawuran Antar Pelajar

Headline

Gelar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat, Kapolri: Sinergisitas TNI, Polri, Rakyat Makin Kuat

Headline

Peringati Hari Pahlawan, Kapolri: Berjuang dan Bersatu Padu Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19