RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Sabtu, 22 November 2025 - 20:33 WIB

Kementerian PU Dorong Perbaiki Jalan Pamegaran – Singajaya Masuk Skema Inpres Jalan Daerah

Redaksi - Penulis Berita

Garut, 22 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak menangani laporan kerusakan infrastruktur di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJN) DKI Jakarta – Jawa Barat, Kementerian PU telah menerjunkan tim teknis untuk meninjau langsung kondisi ruas Jalan Pamegatan – Singajaya yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Langkah
ini diambil sebagai bentuk responsif pemerintah pusat, meskipun secara status,
ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Garut. Diketahui,
kerusakan pada akses penghubung dua kecamatan ini telah terjadi sejak lima
tahun silam. Kondisi jalan semakin memburuk saat intensitas hujan tinggi, di
mana lubang-lubang jalan berubah menjadi kubangan air yang mempersulit
mobilisasi warga dan pengendara.

Menteri
PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen memberikan
dukungan teknis terhadap infrastruktur daerah demi kenyamanan masyarakat.

“Meskipun
jalan ini kewenangan kabupaten, kami tidak bisa membiarkan masyarakat terus
terganggu. Karena itu kami mengirim tim untuk memastikan data kerusakan dan
menyiapkan rekomendasi penanganannya,” ujar Menteri Dody.

Menindaklanjuti
arahan Menteri Dody, tim BBJN DKI Jakarta – Jawa Barat telah melakukan survei
kondisi lapangan. Tim mendokumentasikan titik-titik kerusakan serta
mengumpulkan data teknis kebutuhan penanganan. Sebagai langkah lanjutan,
Kementerian PU mengarahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten
Garut untuk mengusulkan perbaikan ruas Jalan Pamegatan – Singajaya agar masuk
dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran
2025 atau 2026. Skema ini memungkinkan penanganan jalan daerah dilakukan
langsung oleh pemerintah pusat.

Berdasarkan
data survei, ruas jalan ini memiliki total panjang 23 kilometer (km). Dari
total panjang tersebut, sekitar 48% di antaranya memerlukan perbaikan dan
rehabilitasi segera. Pemerintah Kabupaten Garut sendiri sejauh ini telah
melakukan upaya penanganan sepanjang 3,7 km, namun dukungan lanjutan masih
sangat dibutuhkan agar konektivitas antarwilayah dapat kembali berfungsi
optimal.

Bupati
Garut, Abdusy Syakur, menyambut baik dukungan ini dan menyatakan bahwa
pemerintah daerah tengah menyiapkan persyaratan administratif yang diperlukan.

“Pemerintah
kabupaten akan mengusulkan penanganan jalan dengan meminta bantuan dari
pemerintah pusat,” kata Abdusy Syakur.

Langkah
kolaboratif antara Kementerian PU dan Pemerintah Kabupaten Garut ini diharapkan
dapat segera menuntaskan masalah kerusakan di ruas Pamegatan – Singajaya,
sehingga mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat kembali berjalan lancar.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

KAI Divre IV Tanjungkarang Imbau Warga Tidak Buang Sampah di Sekitar Jalur Rel Kereta Api

Ekonomi

Crypto Heatmap: Panduan Lengkap untuk Memahami Tren Bitcoin dan Kripto

Ekonomi

Harga Emas di Tengah Penundaan Tarif dan Fokus Kebijakan The Fed

Ekonomi

PT Artha Pangan Gemilang Meluncurkan Daging Kualitas Premium untuk Pengalaman Tak Tertandingi

Ekonomi

KAI Logistik Sabet Penghargaan Indonesia Best CMO Awards 2025

Ekonomi

Kolaborasi KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter, Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan JPL 01 Bogor

Ekonomi

Metland Kertajati, Hunian Modern dengan Konsep New City di Pusat Pertumbuhan Baru Majalengka

Ekonomi

KAI Bersama UMKM Binaan Turut Serta dalam Program Pelatihan “UMKM Naik Kelas” untuk Wujudkan Ekonomi Mandiri dan Berkelanjutan