RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Minggu, 7 September 2025 - 20:49 WIB

Kementerian PU Menyelesaikan 65 Sekolah Rakyat Tahap IC Dan Siap Digunakan Mulai Pertengahan September 2025

Redaksi - Penulis Berita

SEMARANG, 7 September 2025 – Proyek Nasional Sekolah Rakyat Tahap I yang telah merampungkan total 165 sekolah di seluruh Indonesia. Proyek ini merupakan implementasi dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam program Asta Cita untuk mendukung pemerataan pendidikan.

Proyek Tahap I
sendiri dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Tahap IA (63 lokasi), Tahap IB (37
lokasi), dan Tahap IC (65 lokasi). Berdasarkan data monitoring Kementerian PU,
progres konstruksi untuk seluruh Sekolah Rakyat Tahap IC di Indonesia rata-rata
sudah mencapai di atas 97 persen, dengan total kapasitas 6.190 siswa dalam 248
rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Di Provinsi Jawa Tengah,
terdapat 12 lokasi Sekolah Rakyat Tahap 1 yang dapat menampung total hingga
1.075 siswa.

Dengan
selesainya pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 1C di Semarang, pemerintah berharap
fasilitas ini dapat menjadi pusat pembelajaran yang berkualitas dan inklusif,
sekaligus mendorong peningkatan daya saing sumber daya
manusia di Jawa Tengah.

Pembangunan
Sekolah Rakyat Tahap 1C di Kota Semarang telah rampung dan siap digunakan untuk
kegiatan belajar mengajar. Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari program
nasional Presiden Prabowo Subianto ini dijadwalkan akan mulai beroperasi pada
pertengahan September 2025.

Menteri
Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, telah meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat
yang berlokasi di kompleks Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas
(BBPVP) Kota Semarang, Jalan Brigjen Sudiarto No.118, pada Sabtu (8/9/2025).
Setelah melihat kondisi fisik bangunan dan fasilitas yang ada, ia memastikan
sekolah tersebut layak untuk segera difungsikan.

“Saya lihat
sudah bagus dan siap. Ada 4 rombel (rombongan belajar), dan tadi saya meminta
untuk ruang guru didekatkan tangga karena untuk mengantisipasi
kerawanan-kerawanan, ini kan 2 rombelnya untuk tingkat SD,” kata Menteri
Dody.

Proses renovasi
Sekolah Rakyat BBPVP Kota Semarang ini berjalan cukup cepat, dimulai pada 28
Juli 2025 dan selesai dengan realisasi fisik 100 persen pada 21 Agustus 2025.
Sekolah ini memiliki kapasitas untuk menampung 100 siswa, yang terbagi menjadi
50 siswa tingkat SD (2 rombel) dan 50 siswa tingkat SMA (2 rombel).

Untuk menunjang
proses pembelajaran, sekolah ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang
sangat lengkap. Fasilitas yang tersedia mencakup ruang kelas, ruang guru, ruang
kepala sekolah, laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, dan
ruang UKS. Selain itu, terdapat juga fasilitas penunjang lainnya seperti
lapangan tenis, lapangan bola, masjid, hingga asrama bagi siswa dan guru yang
dilengkapi dengan ruang makan. Kelengkapan ini juga didukung oleh 729 unit
meubelair, mulai dari meja kursi siswa, meja guru, papan tulis, rak buku,
hingga ranjang asrama.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

VRITIMES dan Mandarnews.com Jalin Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Distribusi Informasi

Ekonomi

Psikologi Trading: Tantangan dalam Scalping, Day Trading, dan Swing Trading

Ekonomi

Jam Sibuk LRT Jabodebek: Ketika Duduk dan Berdiri Menjadi Ruang Bersama

Ekonomi

Mau Mudik Naik Kereta? Simak Trik Jitu Beli Tiket Lebaran 2026

Ekonomi

Pulihkan Sanitasi Pascabencana, Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen TPA Rantau dan IPLT Aceh Tamiang

Ekonomi

Di Tengah Gejolak Ekonomi, Pelaku Usaha Beralih ke Freelancer untuk Bertahan dan Tumbuh

Ekonomi

Blossom Symphony di Hublife: Cara Stylish Sambut Imlek 2026

Ekonomi

KAI Properti Siapkan Face Recognition di Tiga Stasiun Besar