RajaBackLink.com

Home / Nusantara

Jumat, 16 September 2022 - 22:25 WIB

Lahan Pertanian di Desa Hegar Manah Yang Mengalami Kekeringan Kades Berharap Perhatian Dari Pemerintah Daerah Suka Bumi

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Sukabumi, Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat tinjau 100 haektar sawah petani di kampung Blok Kaum Desa Hegarmanah Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi yang kekeringan,Kamis (15/09/2022).

Dalam hal ini kepala Desa Hegarmanah Jaenudin Ajay,mewakili masyarakat mengatakan kepada media,mengenai keberadaan lahan sawah di kampung kaum benar – benar memperihatinkan, kurang lebih seluas 100 hektar kekeringan,dirinya berharap kepada Pemerintahan Daerah maupun Pemerintahan Provinsi Jawa Barat,untuk melakukan peninjauan kelokasi sawah yang kekeringan.

Lahan sawah tersebut selama 5 tahun bener bener tidak ada pasokan air dari sungai cimandiri, karena bendungan nya rusak berat, bendungan tersebut masih bersifat seadanya yaitu bambu yang di bentuk seperti beronjong dan kayu,Lalu ketika sungai cimandiri banjir besar maka beronjong – beronjong itu hanyut terbawa arus sungai.

“Masyarakat sering kali buat beronjong dan melakukan gotong royong atau kerja bhakti, untuk membetulkan bendungan selama 5 tahun kebelakang sebelumnya, namun lama kelamaan masyarakat merasa bosen karena setiap kali di perbaiki selalu saja hanyut terbawa arus sungai,”harap Jaenudin Ajay.

Sambungnya Kades Hegarmanah Jaenudin Ajay Karena sungai cimandiri adalah muara sungai dari beberapa sungai kecil yang ada di wilayah sukabumi.
Apalagi dengan kondisi cuaca hujan diwilayah berbeda – Beda beberapa tahun, kebelakang hingga sekarang ini, sulit untuk diperkirakan, salah satunya terkadang di wilayah lain tidak hujan tetapi di wilayah lainnya hujan, maka sungai cimandiri selalu banjir.Kemungkinan kalau musim kemarau lama dan merata di setiap wilayah Kabupaten sukabumi bisa tidak di lakukan perbaikan bendungan tersebut.

Kalau melihat kualitas bendungan dengan terbuat dari bambu dan kayu seperti sekarang ini, maka kualitasnya sangat kurang bagus, untuk itu, lanjut JA mengatakan ” Bukan tidak ada pemikiran saya untuk mengalokasikan Dana Desa ( DD) kepada pembangunan bendungan cimandiri blok kaum.

Namun bisa lihat sama – sama dilokasi, perkirakan memakan biaya cukup besar, hingga sampai di angka 1.6 miliar, lebar sungai cimandiri 250 meter kurang lebih, dan ketinggian berpariatif, rata rata sekitar 2.5 meter dari pondasi, kalau menggunakan bronjong saya rasa juga bisa, namun tetap memakan biaya cukup besar pula.

“Kalau sampai belum juga di perbaiki bendungan tersebut,oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat,ini akan berdampak besar kepada para petani.Karena ini merupakan salah satu merosotnya ekonomi pertanian masyarakat.

Sumber : AWIB Sukabumi.

Berita ini 84 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nusantara

Rumkital J.Lilopory Lanal Sabang Gelar Sunatan Massal

Nusantara

Dukungan Program Pemerintah Koramil 02/Pondok Gede Gelar Kembali Serbuan Vaksinasi Covid-19

Headline

Kritik Janji Anies KPJ, FWJ, FWPJ, POB dan SKT Gelar Aksi di Balaikota

Nusantara

Apel Bersama Pangdam Jaya Dengan Segenap Keluarga Besar Jajaran Kodam Jaya

Nusantara

Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Pengesahan Resimen Armed 1/PY/2 Kostrad Menjadi Resimen Armed 2/PY/2 Kostrad

Nusantara

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6 Kostrad Membantu Guru menjadi Pengawas Ujian

Daerah

Lanal Palembang Terima Kunjungan Team Penelitian Mandiri Dari Badan Pembina Ideologi Pancasila(BPIP)

Aceh

Pangdam Iskandar Muda Tinjau Langsung Kesiapan Lahan I’M JAGONG Wilayah Kodim 0103/Aceh Utara