RajaBackLink.com

Home / Headline

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:23 WIB

Menjaga Marwah Jurnalisme : Waspada Oknum Berkedok Wartawan dan Praktik Pemerasan

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Sriwijaya Today – Kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama dalam kehidupan demokrasi. Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan kebenaran, mengawasi jalannya kekuasaan, serta melindungi kepentingan publik. Namun di tengah peran mulia tersebut, muncul ancaman serius dari oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi.

Fenomena “preman berkedok jurnalis” menjadi perhatian penting. Oknum-oknum ini tidak menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana mestinya, melainkan memanfaatkan identitas pers sebagai alat untuk melakukan tekanan, bahkan pemerasan. Salah satu modus yang kerap terjadi adalah membuat atau menyebarkan narasi yang belum terverifikasi – berisi tuduhan, asumsi liar, hingga fitnah – kemudian menawarkan penghapusan berita dengan imbalan tertentu.

Praktik semacam ini jelas mencederai integritas jurnalistik. Wartawan sejati bekerja berdasarkan fakta, melakukan verifikasi, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Berita tidak boleh dijadikan alat ancaman, apalagi komoditas untuk kepentingan pribadi. Ketika informasi dipelintir demi keuntungan, maka yang dirusak bukan hanya individu atau lembaga tertentu, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pers secara keseluruhan.

Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk semakin cerdas dalam menyikapi informasi. Tidak semua yang mengatasnamakan pers dapat dipercaya. Verifikasi sumber, cek kredibilitas media, serta memahami standar kerja jurnalistik menjadi langkah penting agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks maupun praktik manipulatif.

Di sisi lain, insan pers juga dituntut untuk terus menjaga profesionalitas. Integritas adalah kunci utama. Wartawan harus berpegang teguh pada prinsip akurasi, keberimbangan, dan independensi. Setiap informasi yang disajikan harus melalui proses yang benar, bukan sekadar mengejar sensasi atau kepentingan tertentu.

Peran organisasi pers, lembaga pendidikan jurnalistik, dan redaksi media juga sangat penting dalam membina serta mengawasi anggotanya. Pelatihan berkelanjutan, penegakan kode etik, serta sanksi tegas terhadap pelanggaran harus menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pers nasional.

Pada akhirnya, menjaga marwah jurnalisme adalah tanggung jawab bersama. Pers yang bersih dan berintegritas akan mampu menjadi pilar demokrasi yang kuat, sementara praktik menyimpang hanya akan meruntuhkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, sudah saatnya seluruh elemen – wartawan, media, dan masyarakat – bersatu dalam menolak pungutan liar, melawan berita hoaks, serta menegakkan nilai-nilai luhur jurnalistik.

Oleh : Andre Hariyanto, Founder Komunitas Taklim Jurnalistik, Pemred Suara Utama, dan Penulis Buku Mutiara Hikmah.

#AntiPungli #LawanHoaks #JagaIntegritas #PersBerkualitas #MasyarakatCerdas #JurnalismeProfesional

Berita ini 103 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Keberhasilan TNI-POLRI Dalam Melakukan Penyuluhan Dan Pembinaan Program Unggulan Ketahanan Pangan

Aceh Timur

Pj Bupati Aceh Timur Buka Rakor Kadispora Se-Aceh

Headline

Wujudkan Tertib Berlalu lintas, Satlantas Polres Gowa Berikan Himbauan Kepada Pengendara di KTL

Headline

Pangdam XIV/Hsn Bersama Kapolda Sultra Lakukan Patroli Skala Besar Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2024

Daerah

Khidmat, Malam Tirakatan HUT ke 79 RI di RT 28 RW 10 Tirtoudan Tosaren Kota Kediri : Rutin Digelar Jelang 17 Agustus

Aceh

GMPK Adakan Seminar Nasional Pendidikan Anti Korupsi Untuk Kepala Sekolah di Kabupaten Aceh Timur

Headline

Motivasi Diberikan Dandim 0505/JT , Giat Kunjungan Kerja ke Jajaran Koramil

Headline

Peduli Duafa, Kapolres Aceh Timur Serahkan Bantuan Rumah Kepada Warga Peudawa