RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 26 September 2025 - 15:55 WIB

Menko Infrawil AHY Resmikan TI Pengembangan KM 05 Jagorawi Travoy Hub, Rest Area Generasi Baru dengan Konsep Toll Corridor Development

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta, (26/09), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Infrawil), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan Tempat Istirahat (TI) Pengembangan KM 05 Jagorawi dengan konsep Toll Corridor Development (TCD) Travoy Hub yang hadir sebagai rest area urban yang mengintegrasikan layanan jalan tol, transportasi publik, dan pusat aktivitas ekonomi kawasan di Jakarta Timur.

Peresmian pada Kamis (25/09), ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Menko Infrawil AHY, sekaligus menandai dimulainya operasional penuh TI Pengembangan KM 05 Jagorawi Travoy Hub sebagai rest area modern pertama yang menerapkan konsep TCD.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa Travoy Hub adalah langkah strategis perusahaan untuk mengembangkan layanan di luar fungsi jalan tol. “Travoy Hub ini dirancang sebagai rest area urban yang modern, nyaman, dan memberikan nilai tambah, bukan hanya untuk pengguna jalan tol, tetapi juga untuk warga sekitar. Di fase awal, kami fokus pada pengembangan fasilitas umum dan tenant komersial, fase berikutnya akan menghadirkan rumah sakit serta optimalisasi area parkir untuk memenuhi kebutuhan kendaraan roda empat yang terus meningkat,” ujar Rivan.

Saat ini Travoy Hub mencatat tingkat okupansi 82,84% tenant mulai dari restoran dan cafe hingga layanan perbankan telah beroperasi dan memberi pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pengembangan selanjutnya akan melengkapi kawasan dengan lifestyle mall berkonsep ruang terbuka dan fasilitas kesehatan yang terintegrasi, sehingga Travoy Hub berkembang dari tempat istirahat menjadi pusat aktivitas urban yang menggabungkan mobilitas, bisnis, kesehatan, dan rekreasi.

Menko Infrawil AHY dalam sambutannya menyebut pembangunan Travoy Hub sebagai bukti komitmen Pemerintah mendorong ekosistem infrastruktur yang terintegrasi. “TI Pengembangan ini lebih dari rest area, ini adalah ruang publik yang mendukung mobilitas, memperkuat konektivitas sosial, dan membuka peluang ekonomi lokal. Integrasi multimoda yang kita lihat di sini menjadi gambaran kota modern yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar AHY.

AHY juga mengapresiasi inovasi Jasa Marga dan berharap Travoy Hub dapat menjadi model pengembangan kawasan strategis. Kehadiran fasilitas publik lengkap, pemberdayaan UMKM, dan terciptanya peluang kerja diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Acara peresmian TI Pengembangan KM 05 Jagorawi Travoy Hub turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti, Managing Director Business Danantara Febriani Eddy, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian. Hadir pula jajaran BOD-1 Jasa Marga Group, perwakilan direksi anak perusahaan, dan mitra strategis dari berbagai sektor terkait.

Dengan hadirnya Travoy Hub, Jasa Marga bersama Pemerintah menegaskan komitmen menghadirkan kawasan TI Pengembangan yang tidak hanya melayani mobilitas, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan ruang publik yang layak bagi masyarakat urban.

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Mengenal Digital Embellishment di Bintang Sempurna: Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Produk Cetak

Ekonomi

Riset Litbang Kompas & Mekari: 52% Perusahaan Indonesia Alami Peningkatan Efektivitas Karena Software Berbasis Awan

Ekonomi

Puluhan Peserta Ikuti Training CSO ISPS Code Bersama Port Academy

Ekonomi

Digital Marketing Lebih dari Sekadar Konten: Andrea Wiwandhana dan Visi CLAV Digital

Ekonomi

LRT Jabodebek Tegaskan Komitmen Amankan Barang Tertinggal, Ribuan Barang Telah Diamankan Petugas

Ekonomi

Vritimes dan Mediaapakabar.com Resmi Berkolaborasi Tingkatkan Jangkauan Konten Digital

Ekonomi

Bukan Hanya NFP! Ketahui Peran CPI, FOMC, dan Gold dalam Trading

Ekonomi

Success Call Telesales Ini Meningkat 40%​ Setelah Beralih ke MiiTel