RajaBackLink.com

Home / Aceh / Daerah / Organisasi / Sosial Budaya

Jumat, 6 Agustus 2021 - 19:09 WIB

Menyambut Hari Kemerdekaan, Anggota UKM PA Umpal melakukan pendakian Gunung Leuser.

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com | Lhokseumawe – Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Herman Fithra Asean Eng memberangkatkan 6 (enam) orang anggota UKM PA Umpal untuk melakukan pendakian “Puncak Tanpa Nama” yang merupakan salah satu puncak dari puncak pegunungan leuser dengan ketinggiannya 3,466 mdpl di sebelah tenggara Aceh, dekat perbatasan dengan Sumatra Utara, serta akan berangkat pada hari ini, Jumat (6/8/2021) menuju Gayo Lues.

Enam mahasiswa tersebut akan melakukan pendakian selama 12 (dua belas) hari dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tahun dan 20 tahun penegerian Universitas Malikussaleh. Pelepasan itu turut dihadiri oleh pendiri Mapala-Umpal Unimal, Muntazar, Kabag Kemahasiswaan, Asri MT dan sejumlah pengurus UKM tersebut Di kampus Bukit Indah, Lhokseumawe.

Plt Ketua Umum, UKM PA Umpal, Rahmadani Ade Miranda mengatakan, kegiatan pendakian gunung kali ini mengusung tema “Ekspedisi Merah Putih Gunung Leuser 2021” dengan estimasi waktu maksimum 12 hari (9-20 Agustus 2021). Enam personil tim yang berangkat adalah, Muhammad Ryanda, Ahyar, Muhammad Iqbal, Aisah Amini Tanjung, Irhamna Ikhwan, dan Muzakir Kamal.
“Enam personil akan berangkat hari ini menuju Gayo Lues, dan rute yang direncanakan menggunakan jalur khansa Kedah, katanya.

Sementara, Rektor Unimal, Prof Dr Herman Fithra Asean Eng menyampaikan, ekspedisi merah putih kali ini harus menjadi catatan sejarah untuk Umpal Khususnya dan Unimal serta untuk Indonesia bahwa kita sudah melakukan pendakian Gunung Leuser 3.466 Mdpl tersebut. Ke-enam mahasiswa tersebut telah mendapat persetujuan dari orang tua masing-masing yang dibuktikan dengan surat keterangan dari orang tua.
“Karena pendakian ini terlalu ekstrim dan membutuhkan waktu hingga 12 hari, maka Keenam mahasiswa ini harus mendapat izin dari orang tuanya masing-masing,” sebutnya.

Rektor berharap, tim pendaki gunung leuser ini harus selalu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan petugas pendamping nantinya. Selain itu, pendaki harus kompak saling menjaga dan berdoa dengan menyerahkan diri kepada Allah.
“Pendakian ini harus ditulis sebagai catatan sejarah yang akan dijadikan buku nantinya. Kami nanti akan terus melakukan komunikasi dengan petugas di sana untuk mengetahui kondisi anak-anak, semoga berhasil dan kembali dengan selamat,” harap Prof Dr Herman Fithra.(Saiful amr/Jimbrown Badar).

Berita ini 44 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Aceh

Peringatan HAN 2021, Aceh Timur Dapat Dua Penghargaan dari Pemerintah Aceh

Daerah

Tambang Batubara di PALI: Manfaat atau Malapetaka bagi Rakyat?

Aceh

Pasca Putusan MK, Polres Aceh Timur Tingkatkan Patroli Cipta Kondisi

Daerah

Mahasiswi STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Asal Riau Sudah 3 Hari Hilang dari Rumah

Aceh

19 Orang PPPK Tenaga Teknis Optimalisasi 2022 Resmi Dilantik

Aceh

25 Pesepakbola Muda Aceh Timur  Berlatih di Markas PSS Sleman 

Aceh

Pastikan Hak Politik Warga Binaan Terpenuhi, Lapas Idi Terima Kunjungan Dari KIP Aceh Timur

Berita Polisi

HEADLINE NEWS : Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Wakapolres Pimpin Upacara Bendera 17 Agustus