Muara Enim, Sriwijaya Today – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Kalaksa BPBD, Abdurrozieq Putra menegaskan, peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah di kawasan Villa Jasmin di Jalan Prasetya Kelurahan Muara Enim, Kamis sore, Pukul 18.59 WIB, diduga disebabkan karena korsleting listrik.
Data informasi laporan kejadian bencana Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) BPBD Kabupaten Muara Enim menyebutkan, bahwa saat kejadian rumah tersebut sedang dalam kondisi ditinggal pemiliknya, sejak pagi.
Saat peristiwa, korban Hayati (50) tengah sibuk melakukan aktivitas berdagang di wilayah Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.
Warga yang melihat api mulai membakar rumah tersebut, langsung menghubungi posko pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api.
Tim pemadam kebakaran dibantu TRC, DPKP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, berserta warga setempat ber gotong royong memadamkan api menggunakan peralatan mobil tangki suplai 4000L, selang machino, satu buah nozle, dan peralatan lainnya.
“Api langsung dipadamkan agar tidak menyebabkan kebakaran meluas,” kata Abdurrozieq. Jumat, (07/11/2025).
Dampak kebakaran ini menyebabkan satu bangunan rumah hangus terbakar, pemerintah belum merinci total kerugian paskah bencana kebakaran tersebut, saat ini Tim BPBD masih melakukan upaya pendataan dan kaji cepat bencana.
“Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” pungkasnya.
Editor: RedaksiSumber: https://sriwijayatoday.com









