RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Senin, 22 September 2025 - 14:54 WIB

Pelindo Multi Terminal Catatkan Kinerja Positif di Pelabuhan Bumiharjo

Redaksi - Penulis Berita

Kotawaringin Barat, September 2025 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Bumiharjo Bagendang merupakan gabungan dari Terminal Nonpetikemas di Pelabuhan Bumiharjo dan Bagendang yang berlokasi di Kalimantan Tengah. Wilayah pelabuhan ini memiliki peran strategis bagi pergerakan logistik di wilayah Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Provinsi Kalimantan Tengah secara keseluruhan.

Pelindo Multi Terminal branch Bumiharjo Bagendang mencatatkan kinerja positif hingga Agustus 2025, menyusul tumbuhnya volume layanan arus barang general cargo khususnya curah cair dan curah kering. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang, Yuvensius Andri Kartiko mengungkapkan bahwa pertumbuhan positif terhadap kinerja dan produktivitas pelabuhan ini merupakan dampak positif dari transformasi pelabuhan yang telah dilakukan sejak tahun 2023.

“Arus komoditas general cargo mengalami lonjakan signifikan mencapai 2.089 ton hingga Agustus 2025, dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun 2024 yang sebanyak 335 ton. Sama halnya dengan capaian hingga Agustus 2025 pada arus komoditas curah cair yang tumbuh 15 persen mencapai 672.114 ton serta komoditas curah kering yang naik 46 persen mencapai 334.871 ton,” ujar Yuvensius.

Yuvensius berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan yang andal kepada para pengguna jasa serta juga membuka peluang kepada berbagai pihak untuk bekerja sama dalam mengembangkan potensi pelabuhan.

Pelabuhan Bumiharjo mencatat tonggak baru dengan melayani perdana kargo janjangan kosong (jangkos) cacah yang merupakan hasil sampingan pengolahan kelapa sawit pada bulan Agustus lalu.

“Hal tersebut merupakan salah satu wujud diversifikasi layanan nonpetikemas dengan memperluas jenis komoditas yang dilayani, dengan membuka peluang pasar baru di sektor energi hijau maupun agribisnis,” ungkap Yuvensius.

Pelabuhan Bumiharjo ini didominasi dengan komoditas crude palm oil (CPO) yang didukung dengan kedalaman alur 7mLWS (mean low water spring), dermaga sepanjang 397 meter, lapangan penumpukan seluas 6.253 m2, dan area pergudangan 456 m2.

Yuvensius menambahkan bahwa selama ini karakteristik pengguna jasa di Pelabuhan Bumiharjo maupun Bagendang hampir serupa lantaran kedua fasilitas pelabuhan ini saling mendukung satu sama lain meskipun jarak atau lokasi Bumiharjo ke Bagendang sekitar 200 km.

“Wilayah industri pendukung (hinterland) Bumiharjo sekitar 80% berada di Kotawaringin Barat yang notabene merupakan penghasil kelapa sawit. Sehingga aktivitas bongkar muat di Bumiharjo didominasi curah cair dan curah kering, termasuk sawit dan turunannya seperti CPO dengan komposisi domestik 70% dan internasional 30%,” imbuh Yuvensius.

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

KAI Daop 8 Surabaya Operasikan Kereta Tambahan Sambut Libur Panjang Akhir Juni 2025

Ekonomi

Standar ISO 37001:2025 Resmi Dirilis: Upgrade Sebelum Terlambat!

Ekonomi

Menyambut Masa Depan: Maxy Talks Kupas Peran AI dan Data bagi Karier Mahasiswa

Ekonomi

Bittime Kick-off Anniversary ke-3 dengan Flash Staking Celebration Hingga 500% APY

Ekonomi

Dukung LindungiHutan di 15th SATU Indonesia Awards 2024, Vote Sekarang!

Ekonomi

Cegah Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan Sebidang

Ekonomi

Komisaris KAI Tinjau LRT Jabodebek, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Keandalan Layanan Publik

Ekonomi

Bersama dengan Para Ahli di Bidangnya, ZONAEBT Gaungkan Green Jobs Forum: Transisi Adil Menuju Keberlanjutan