Jakarta, Sriwijayatoday.com | Pemulihan korban bencana di Sumatera terus dikebut, dengan fokus pada penyediaan rumah dan air bersih. Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan alokasi anggaran Rp60 triliun.
Prioritas Pemulihan:
– Infrastruktur dan Konektivitas: Perbaikan jalan nasional dan infrastruktur lainnya untuk memulihkan aksesibilitas.
– Rumah dan Relokasi: Bantuan pembangunan rumah bagi korban yang tidak direlokasi, dengan nominal Rp60 juta, serta bantuan tambahan Rp3 juta untuk perabotan rumah.
– Air Bersih: Penyediaan air bersih bagi korban bencana, dengan bantuan alat penjernih air dan perangkat monitoring kualitas air.
– Pemulihan Ekonomi: Bantuan modal usaha Rp5 juta bagi korban bencana untuk memulihkan ekonomi.
Pemerintah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi wabah penyakit menular di lokasi pengungsian, seperti ISPA, penyakit kulit, dan diare. Selain itu, perguruan tinggi juga berperan dalam pemulihan bencana, dengan mengirimkan tim relawan untuk membantu korban bencana dan menyediakan bantuan psikososial. (DDN)
Editor: Ayahdidien


