RajaBackLink.com

Home / Daerah

Senin, 7 Maret 2022 - 22:25 WIB

Pengajuan Restorative Justice (RJ) Tim Advokasi BBHAR PDIP Diterima Kejari Muara Enim

Redaksi - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com | Muara Enim – Konferensi Pers Kejaksaan Negeri Muara Enim Atas Diterimanya Restorative Justice ( RJ ) Oleh Kejaksaan Agung Dengan diibebaskannya 2 orang Tersangka Kasus Pengeroyokan. Berdasarkan Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Tentang Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan No. 55/L.6.15/Eoh/02/03/2022, tanggal 07 maret 2022, Surat Penyerahan tersangka dan barang bukti dari bukti dari penyidik Kepolisian Sektor Lawang kidul Nomor B/100/X/Res.1.8/2022/RESKRIM tanggal 16 Februari 2022 atas berkas perkara hasil penyidikan Nomor : BP/12/II/2022/ RESKRIM Tanggal 15 Februari 2022 dalam perkara Tindak Pidana Pengeroyokan / Penaganiayaan Melanggar Pertama Pasal 170 ayat ( 1) Ke – 1 KUHP, dengan Para tersangka Norhartawi Bin Muhamad Oni ( 50 th ) dan Rama Doni Bin Nohartawi ( 22 th ) sebagai korban Erpan Hidayat Bin Bakar, kedua tersangka ditetapkan bebas dengan ketentuan kedua belah telah berdamai. Dalam konfrensi Pers Kejari Muara Enim yang disampaikan Alex Akbar, SH, MH Kasi Pidum Kejari Muara Enim yang didampingi M. Ridho Saputra, SH, MH Kasi Intelijen dan Arshita Agustian,SH, MH Kasubsi Pidum bertempat di Mapolsek Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumsel. Senin (07/03/2022).

Lanjut Akbar” Program Restorasi Justice merupakan produk Kejaksaan Agung RI tahun 2020 dan saat ini sudah berlaku untuk kasus ancaman dibawah lima tahun penjara dan kedua belah pihak sudah berdamai, dengan catatan bukan kasus korupsi atau narkoba,” ucapnya.

Ketika dibincangi awak media salah satu tersangka Nohartawi (50) mengungkapkan” dengan peristiwa yang terjadi ini tentu merupakan pengalaman pahit, apalagi dengan korban masih ada hubungan keluarga dan untuk kedepan saya akan berubah untuk lebih baik lagi,” ungkap tawi.

Sementara Palen satria, SH, Ainal Akram , SH, Ismal Medy Eka Putra ,SH sebagai Pengacara kedua tersangka kasus pengeroyokan menuturkan” Kami sebagai pengacara mendampingi kedua tersangka untuk mediasi dengan korban sehingga dapat berdamai antara mereka, tersangka dan korban masih ada hubungan saudara,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Palen Satria, SH bahwa “kami dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat ( BBHAR ) PDI Perjuangan Kabupaten Muara Enim, sesuai dengan arahan ketua melalui Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Muara Enim Bung Akhmad Imam Mahmudi untuk selalu siap mendampingi Kader – Kader dan Keluarganya serta masyarakat secara umum yang tersandung masalah hukum,”Pungkasnya.

(M.fajri)

 

Berita ini 273 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Viral Penjual Ikan Cantik, Live Streaming Bikin Dagangan Makin Segar

Daerah

Wujudkan Pemilu Yang Transparan dan Akuntabel, Bawaslu PALI Ajak Peran Media Partisipatif

Daerah

Kelurahan Ranoiapo Laksanakan Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Serta Melaksanakan Kerja Bakti

Aceh Timur

Pemkab Aceh Timur Gelar Pelatihan NDPE Bagi Perusahaan Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit

Daerah

Operasi Patuh Krakatau 2025: Polisi Edukasi Pengemudi Lewat Program Polantas Menyapa di Depan Mako Polres Way Kanan

Berita Sumatera

Kirab Pemilu 2024. Ini Kata Ahyaudin, S.E.,.

Daerah

Forum Wartawan Lebak Adakan Gelar Rapat Milad Ke 11

Aceh

Ini Harapan Sekda Saat membuka Rakor Pelaksanaan Optimalisasi Anggaran Tahun 2022