RajaBackLink.com

Home / Headline

Selasa, 12 September 2023 - 15:21 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Mantap Brata Amankan Pemilu 2024, Cooling System Jadi Salah Satu Strategi

MUHAMMAD YUSUF HADING ( SULSEL ) - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com // Jakarta. Polri akan menggelar Operasi Mantap Brata guna mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024. Operasi ini akan digelar secara serentak mulai dari tingkat Polres hingga Mabes Polri.

 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, pelaksanaan Operasi Mantap Brata dilakukan pada tahun 2023 hingga 2024. Adapun rencananya dilaksanakan selama 211 hari sesuai dengan tahapan inti Pemilu 2024.

 

“Operasi tersebut bertujuan untuk melakukan rangkaian pengamanan pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/9/2023).

Sandi menuturkan, ribuan personel kepolisian akan ditempatkan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia dalam rangka pengamanan Operasi Mantap Brata. Para personel akan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan selama proses kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, dan tahapan-tahapan lainnya yang terkait dengan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

 

“Dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 Polri juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan kelancaran dan keamanan Pemilu dan Pilkada serentak 2024,” katanya.

 

Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Operasi Mantap Brata akan terbagi beberapa Satgas yang tergabung dalam operasi, yakni Mabes Polri sebanyak 9 satgas, Satgas Polda sebanyak 7 Satgas dan Satgas Polres sebanyak 6 Satgas. Selain itu, dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 akan melibatkan beberapa satuan kerja (satker) Polri.

 

“Sebanyak sebelas satuan kerja Polri akan mendukung pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024. Diantarannya, Bareskrim Polri, Baintelkam Polri, Baharkam Polri, Korbrimob Polri, Slog Polri, Divisi humas Polri, Divisi TIK Polri, Divisi Propam Polri, Divisi Hubinter Polri, Srena Polri dan Inspektorat Pengawasan Umum Polri,” katanya.

Satgas Mabes Polri terdiri atas Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Capres/Cawapres, Satgas Anti Teror, Satgas TPSLN, Satgas Humas dan Satgas Banops.

 

Tujuh satgas di tingkat Polda, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Humas, dan Satgas Banops.

 

Kemudian tingkat Polres ada enam satgas, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Humas dan Satgas Banops.

 

“Dalam operasi Mantap Brata seluruh Polda jajaran mempersiapkan dan mengantisipasi segala potensi spektrum ancaman yang terjadi pada setiap tahapan pemilu. Setiap penahapan sudah dianalisis memiliki spektrum ancaman gangguan kamtibmas yang berbeda. Untuk itu, pelibatan kekuatan Polri akan berbeda-beda, demikian pula sarana dan prasaran yang digunakan, jumlahnya juga berbeda,” katanya.

 

Dari laporan sementara KPU menyebut ada beberapa potensi permasalahan dalam setiap tahapan. Pada tahapan pemutakhiran data pemilih misalnya, ada pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP, data pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) terdapat di DPT pemilih, pemilih yang (MS) tidak terdapat di DPT, dan kesalahan elemen data dalam DPT.

“Ada potensi permasalahan pada tahapan kampanye, tahapan pencetakan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, potensi permasalahan dalam tahapan pemungutan suara, tahapan penghitungan dan rekapitulasi suara,” katanya.

 

Sandi menuturkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, potensi permasalahan dalam gelaran Pemilu Serentak 2024 dan Pemilihan (Pilkada) Serentak 2024 pada tiga aspek, yakni dari penyelenggara, peserta pemilu (pemilihan), dan pemilih.

 

Potensi permasalahan pertama ada pada aspek penyelenggara pemilu. Beberapa masalah meliputi pemutakhiran data pemilih, pengadaan dan distribusi logistik pemilu seperti surat suara, atau beban kerja penyelenggara pemilu yang terlalu tinggi.

 

“Dengan optimalnya sinergisitas antara Penyelenggara Pemilu yaitu antara Bawaslu dan KPU terkait Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) akan menambah kelancaran pelaksanaan tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan,” katanya.

 

Atas hal tersebut, Sandi mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dan segala bentuk potensi konflik harus segera diredam.

 

TNI dan Polri, kata Sandi, bakal menggandeng berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari penyelenggara pemilu hingga tokoh masyarakat. Bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah dan seluruh elemen masyarakat.

 

Polri, lanjut Sandi, bahkan sudah mulai memetakan secara rinci dan detail 11 variabel potensi konflik berikut strategi penanganannya antara lain profesionalitas penyelenggaraan pemilu, konflik kepengurusan internal parpol, calon incumbent/petahana, kondisi geografis, potensi konflik paslon, sejarah konflik, karakteristik masyarakat, gangguan kamtibmas, profesional pengamanan, dan isu SARA pasangan calon (paslon).

 

“Polri juga melakukan cooling system dengan melibatkan seluruh tokoh nasional, tokoh agama, dan tokoh adat untuk mendukung pemilu yang lancar dan damai. Hal ini demi menjalankan operasi dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Peresmian Mess Pemda Sulawesi Tenggara di Makassar, 20 November 2024

Headline

Kasdam Hasanuddin Bersama Forkopimda Pantau Malam Lebaran dan Pos Pam Ops Ketupat di Kota Makassar*

Headline

Acara Syukuran Pelantikan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Aslinda Wahad….. P Makassar 25 september 2024 – Suasana penuh sukacita dan syukur menyelimuti pelantikan Hj. Haslinda, S.Sos., M.Si. sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Acara syukuran yang digelar di jalan Borong Raya, belakang mesjid Babu salam, dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan para pendukung Hj. Haslinda dan Hj. Aslinda Wahad jg sangat senang dan gembira sekali krn acaranya bisa dihadiri oleh teman SMAnya angkatan 90 an Rosmiani yang kebetulan Rosmiani itu adalah Seorang media jg…. Dalam sambutannya, Hj. Haslinda menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh pihak. Ia berjanji akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya hingga saat ini. Saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Hj. Haslinda. Acara syukuran ini dimeriahkan dengan lantunan sholawat dan hidangan makanan khas Sulawesi Selatan. Para tamu undangan tampak antusias mengikuti acara dan memberikan ucapan selamat kepada Hj. Haslinda. Hj. Haslinda terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tahun 2024 Ia merupakan sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat dan memiliki komitmen tinggi untuk memajukan Sulawesi Selatan. Semoga Hj. Haslinda dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa perubahan positif bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Pewarta Rosmiani

Headline

Diskusi Dalam Rangka Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Judul : Bane Raja Manalu Ajak Generasi

Headline

Diduga oknum Keuchik Tidak Transparan, Warga aramiyah Minta Inspektorat Audit Dana Desa

Headline

Kapolres Gowa Imbau Warga Jaga Keamanan Jelang Tahun Baru 2025

Headline

Owner D’Sars Beauty Skin, Dian Saraswati, Rayakan Ulang Tahun di Tengah Lomba Pidato

Headline

Ketua Umum IWO Bongkar Dugaan Suap untuk Hapus Berita Negatif PLN: ‘Kalau Bersih, Kenapa Harus Risih?'”