Sriwijayatoday.com, PALI, – Forum pemuda dan mahasiswa Kecamatan Tanah Abang menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Field Adera, yang berlokasi di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Selasa (7/4/2026).
Aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan penting, di antaranya transparansi rekrutmen tenaga kerja melalui Disnakertrans, keterbukaan pengelolaan dana CSR, peningkatan sosialisasi ke desa-desa sekitar wilayah operasi, serta pembukaan kembali peluang kerja bagi tenaga lokal, termasuk posisi non-skill di seluruh rig.
Menanggapi aksi tersebut, pihak Pertamina EP Adera Field berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Perusahaan memilih mengedepankan sebagai langkah utama dalam menyelesaikan persoalan.
“Pertamina EP Adera Field menghormati kebebasan berpendapat masyarakat. Aspirasi yang disampaikan, khususnya terkait ketenagakerjaan, kami respons dengan penjelasan berdasarkan kondisi dan realisasi di lapangan,” ujarnya.
Manager Pertamina EP Adera Field, Adam Syukron Nasution, turut menjelaskan bahwa tenaga kerja di lingkungan perusahaan terdiri dari pegawai tetap Pertamina dan tenaga kerja dari mitra kerja (kontraktor). Untuk pegawai tetap, proses rekrutmen dilakukan secara terpusat melalui situs resmi recruitment.pertamina.com.
Sementara itu, untuk tenaga kerja yang dibutuhkan oleh mitra kerja, proses rekrutmen sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan pelaksana. Meski demikian, Pertamina tetap memberikan imbauan agar seluruh mitra kerja menjalankan proses rekrutmen secara terbuka, objektif, dan transparan dengan mengedepankan kompetensi.
“Kami terus mengingatkan mitra kerja agar proses rekrutmen dilakukan secara fair, sehingga tenaga kerja yang terpilih benar-benar memiliki kinerja dan integritas terbaik,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, pihak Pertamina EP Adera Field menyampaikan bahwa koordinasi dengan Disnaker telah dilakukan. Ke depan, mitra kerja yang membutuhkan tenaga kerja akan diarahkan untuk mengumumkan kebutuhan tersebut melalui Disnaker dengan tembusan kepada kepala desa di sekitar wilayah operasi, demi terciptanya iklim usaha yang kondusif dan berkeadilan di Kabupaten PALI.(“red”)
Berita ini sudah diedit









