RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:00 WIB

Saat Bitcoin Lesu, 3 Crypto Ini Punya Potensi Menguat!

Redaksi - Penulis Berita

Awal tahun 2025 membawa tantangan besar bagi pasar crypto. Meskipun Bitcoin (BTC) masih menjadi aset dominan, banyak investor mulai mencari peluang di altcoin setelah BTC menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Bitcoin Dominance Rate (BTCD) memang naik hampir 2% di Januari, tetapi belum cukup untuk menembus level tertinggi siklusnya, sementara pola candlestick bearish yang terbentuk sejak November masih menjadi sinyal peringatan.

Di tengah kondisi ini, beberapa altcoin justru menunjukkan performa lebih baik dibandingkan BTC. Berikut adalah sejumlah altcoin potensial yang bisa dipertimbangkan di bulan Februari ini. 

1. XMR Membentuk Pola Bullish

Monero (XMR) sempat turun setelah breakout, membentuk pola double bottom, yang dikenal sebagai sinyal bullish. Indikator teknikal RSI dan MACD menunjukkan divergensi bullish pada grafik mingguan, memperkuat potensi pembalikan tren ke atas. 

Jika tren ini berlanjut, XMR berpotensi naik 80%-170%, dengan resistensi terdekat di $0.0038 dan $0.0057.

2. ONDO Menembus Level Resistensi

Harga Ondo Finance (ONDO) sebelumnya turun di bawah area support $0.000013, tetapi berhasil pulih dan menembus garis tren resistensi, mengonfirmasi akhir fase koreksi. 

RSI dan MACD mendukung pergerakan ini, dengan RSI di atas 50 dan MACD melewati level 0. Jika tren naik berlanjut, kurs ONDO berpotensi naik 20% hingga resistensi berikutnya di $0.000018.

3. TAO Menguat Setelah Breakout

TAO sempat tertolak di garis tren resistensi dan turun hingga $0.0034, sebelum akhirnya pulih dan kembali ke area support di $0.0037. 

Setelah 107 hari, TAO berhasil menembus garis resistensi, didukung oleh divergensi bullish pada MACD. Jika tren naik terus berlanjut, TAO berpotensi naik hingga 65%, dengan resistensi berikutnya di $0.0071.

Kesimpulan

Di tengah melemahnya Bitcoin, beberapa altcoin justru menunjukkan potensi kenaikan yang lebih besar. XMR membentuk pola double bottom yang bisa mendorongnya naik hingga 170%. ONDO berhasil keluar dari fase koreksi dan berpeluang naik 20%, sementara TAO menunjukkan breakout dari garis resistensi utama dan berpotensi melonjak hingga 65%.

Bagi trader yang ingin memanfaatkan peluang di pasar crypto, trading XMR, ONDO, dan TAO bisa menjadi strategi menarik, terutama saat BTC masih lesu. Untuk mendapatkan pengalaman trading yang aman dan efisien, kamu bisa membeli dan menjual aset ini di Bittime.

Bittime adalah aplikasi jual beli kripto terpercaya yang menawarkan likuiditas tinggi, biaya kompetitif, dan eksekusi order yang cepat.

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Cara Mendaftarkan Perusahaan Patungan di Indonesia

Ekonomi

Waspada Jual Beli Review Online Abal-Abal: CLAV Digital Himbau Masyarakat untuk Lebih Berhati-hati Lagi

Ekonomi

LindungiHutan Bersama Mitra, Donatur, dan Penggalang Catat Capaian Positif dalam Laporan Tahunan 2024

Ekonomi

Perbandingan Saham AAPL vs MSFT: Mana yang Lebih Unggul untuk Investasi Jangka Panjang?

Ekonomi

Harga Ethereum Melonjak Tinggi, Mampukah Menyaingi Bitcoin?

Ekonomi

Kementerian PU Perbaiki Dinding Penahan Jembatan Brantas Malang, Targetkan Rampung Akhir Bulan Depan

Ekonomi

ezSign untuk Layanan Kesehatan: Tanda Tangan Elektronik Sah di EMR

Ekonomi

Malam Tahun Baru 2026, LRT Sumsel Tambah Perjalanan Hingga Pukul 02.09 Dini Hari