Sriwijayatoday.com | Melawi, Kalbar – Berpedoman pada peraturan menteri pendidikan No.17. Tahun 2021 Tentang Asesmant Nasional dan UU.no.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Sekolah SD Negeri No.06 Emang Bemban Kecamatan Pinoh Selatan menggelar kegiatan pelatihan dan simulasi Asesmen ANBK bersama Teknisi kabupaten Melawi terhadap siswa SD Se-Kecamatan Pinoh Selatan
Pendidikan yang berkualitas merupakan dambaan setiap orang dan harus siap dihadapkan dengan banyaknya persaingan dalam dunia pendidikan,Persaingan dalam memperebutkan objek pendidikan dan sangat erat kaitannya dengan kecekatan seseorang yang terjun dalam bidang pendidikan dalam mengenali selera pasar serta pemilihan strategi.
Agar objek pendidikan loyal,maka harus mempunyai strategi guna mempertahankan mereka agar tidak lari ke pesaing-pesaing lain.
Dalam kondisi tersebut transfer konsep manajemen strategi menjadi suatu keharusan untuk dapat menjaga eksistensi dari suatu lembaga pendidikan. Konsep-konsep manajemen strategi yang semula dikembangkan dalam dunia pendidikan, di adopsikann dengan memberikan bobot yaitu dengan memasukkan nilai-nilai yang baik dalam, tanggung jawab publik dan kembalian sosial itu dalam kontek ihsani.
Mulyadi, S.Pd. M.Pd,Kepala sekolah SDN 06 Emang Bemban Kecamatan Pinoh Selatan,saat di temui Sriwijayatoday.com, diruangan kerjanya ia mengatakan,
“SDN 06 Emang Bemban Pinoh Selatan merasa perubahan paradigma pembelajaran menjadi langkah awal yang harus segera dilakukan untuk penerapan managemen strategi dalam dunia pendidikan termasuk juga dalam menilai hasil belajar atau penguasaan oleh pelajar”, ujarnya,
Selanjutnya,jelas Mulyadi, “kita mengkaji bagaimana pergeseran dari pengajaran dan pengujian menjadi pembelajaran berkelanjutan untuk perbaikan berkelanjutan”ucapnya
Kegiatan tersebut di ikuti 109 siswa SD bekerja sama dengan semua sekolah SDN yang ada di Kecamatan Pinoh Selatan, persiapan dari tanggal 21 Oktober dan simulasi dilakukan pada tanggal 25-28 Oktober 2021, kegiatan di pusatkan di Gedung SDN 06 Emang Bemban.
“Dengan adanya pelatihan simulasi Assesmen Nasional Berbasis Komputer ( ANBK) ini menunjukkan bahwa yang terpenting dari pembelajaran adalah orang menjadi pembelajar sepanjang hayat sehingga dapat meningkatkan kecerdasan dan kualitas belajar dalam dunia IT khususnya bagi para siswa”.ujarnya (28/10/21) Kamis Pagi.
Kemudian kata Mulyadi, “Manajemen strategis yaitu evaluasi,penilaian dan pembelajaran untuk setiap ranah tersebut mempunyai karakteristik tersendiri,
Sebab setiap ranah berbeda dalam cakupan dan hakikat yang terkandung di dalamnya” terangnya
“Asesmen ini untuk mengakses penerapan pengetahuan faktual dan konsep-konsep ilmiah pada suatu masalah atau tugas yang realistik. Asesmen tersebut meminta siswa untuk menjelaskan “mengapa atau bagaimana” dari suatu konsep atau proses,jelasnya
Selanjutnya,urai Mulyadi “Asesmen ini merupakan suatu komponen penting dari suatu asesmen autentik. Dengan model penilaian semacam itu diharapkan mampu mewakili penilaian dan komunikasi efektif antar ketiga lembaga yaitu keluarga sekolah dan masyarakat,agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal,tentunya dengan bergandengan tangan,bersatu dan gotong royong menyelanggarakan pendidikan yang berkualitas bermutu agar dapat melahirkan generasi anak bangsa”,harapnya.
Dalam kegiatan tersebut pihak Panita dan siswi juga menerapkan protokol kesehatan. (Musa C)









