RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:17 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Pemberhentian KA Stasiun Comal

vritimes - Penulis Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang guna meningkatkan pelayanan transportasi kereta api sekaligus mendukung pengembangan wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran KAI Daop 4 Semarang yang dipimpin Deputy Daop 4, Teguh Triyono, bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M, pada Jumat (30/1) di Kantor Bupati Pemalang.

Dalam audiensi tersebut, KAI Daop 4 Semarang memaparkan rencana pengembangan layanan perkeretaapian, khususnya terkait potensi Stasiun Comal sebagai titik pemberhentian kereta api. Pembahasan ini menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa keberadaan layanan kereta api di Stasiun Comal diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas.

“Kehadiran layanan kereta api di Stasiun Comal diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperluas konektivitas antarwilayah, serta menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya,” ujar Luqman.

Ia menambahkan, audiensi ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi antara KAI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang terkait rencana pemberhentian kereta api tersebut.

“Melalui audiensi ini, kami ingin mendengarkan masukan dari pemerintah daerah sekaligus membangun kolaborasi agar rencana pengembangan layanan di Stasiun Comal dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat serta selaras dengan kebutuhan dan arah pengembangan wilayah,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyambut baik rencana KAI dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pemalang juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama KAI Daop 4 Semarang dalam merealisasikan rencana pemberhentian kereta api di Stasiun Comal, yang dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah.

Luqman menegaskan bahwa layanan kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata.

“Dengan adanya pemberhentian kereta api di Stasiun Comal, kereta api diharapkan dapat menjadi gerbang bagi wisatawan untuk berkunjung ke Pemalang, sehingga lebih mudah mengakses berbagai destinasi wisata unggulan yang dimiliki daerah ini. Hal tersebut sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah,” tambahnya.

Dengan demikian, KAI Daop 4 Semarang sangat mengapresiasi sambutan positif dan dukungan yang diberikan oleh Bupati Pemalang. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan layanan kereta api yang semakin optimal, aman, dan nyaman, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Sarana Siap, Layanan Mantap! KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Operasional Andal di Masa Nataru 2025/2026

Ekonomi

Nabung USDT sebagai Alternatif Menyimpan Nilai di Ekosistem Kripto

Ekonomi

Apresiasi Hari Ibu, BRI Hadirkan Solusi Mobilitas bagi Keluarga Indonesia

Ekonomi

KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara untuk Sejumlah KA Jarak Jauh pada 20 Mei 2025

Ekonomi

Proyek BRI Ragunan yang dibangun oleh PTPP terpilih sebagai Proyek Strategis yang Menerapkan Lean Construction; Komitmen PTPP dalam Menerapkan Inovasi Manajemen Konstruksi di Indonesia

Ekonomi

Evista: Taksi Online Listrik yang Bikin Geger Pekanbaru, Nyaman dan Harga Pasti

Ekonomi

KAI Daop 6 Catat 3.128 Pelanggan Gunakan KA BIAS di Daop 6 pada Libur Nasional Maulid Nabi

Ekonomi

BIFEST BINUS @Malang 2025: Menghubungkan Mahasiswa, Industri, dan Masyarakat dalam Satu Festival Inspiratif