RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Jumat, 14 November 2025 - 11:23 WIB

Sinkronisasi Kebijakan Jadi Fokus ALFI dalam Transformasi Logistik Nasional

Redaksi - Penulis Berita

Sektor logistik nasional kini menghadapi tantangan besar dalam harmonisasi regulasi dan efisiensi rantai pasok di tengah dinamika ekonomi global. Menyadari hal tersebut, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menggelar Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) 2025 bertema “Transformasi Logistik Guna Mendorong Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi Nasional”. Rapat Kerja Nasional digelar bertepatan pada rangkaian ALFI CONVEX 2025, pameran dan konferensi logistik di Indonesia yang tengah berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi ALFI untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun berjalan serta merumuskan arah strategis 2026, khususnya dalam memperkuat kolaborasi antara pelaku industri logistik, penyedia layanan, dan pemerintah melalui penyelarasan kebijakan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Seperti yang terlihat dari aspirasi dan masukan di ajang Rakernas ini, harmonisasi regulasi menjadi hal paling utama. Bagaimana kita dapat menyelaraskan aturan-aturan yang dihasilkan oleh berbagai kementerian dan lembaga agar dapat disimplifikasi dan disinkronisasi,” ujar Akbar Djohan, Ketua Umum DPP ALFI/ILFA.

Menurut Akbar Djohan, terdapat enam faktor kunci yang menjadi catatan penting dalam upaya transformasi logistik nasional, yakni infrastruktur, teknologi informasi dan komunikasi (ICT), sumber daya manusia, pelaku dan penyedia logistik, serta komoditas utama. Dari seluruh elemen tersebut, penguatan soft infrastructure menjadi pondasi strategis yang harus segera dibangun.

“Standarisasi pengetahuan tidak hanya penting bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi birokrasi dan pegawai kementerian atau lembaga agar output kebijakan yang dihasilkan benar-benar mendukung ekosistem industri logistik nasional,” tambahnya.

RAKERNAS 2025 ALFI juga menjadi forum koordinasi nasional untuk menyelaraskan hasil-hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan memperkuat implementasi keputusan strategis organisasi. Selain evaluasi program kerja, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar Dewan Pengurus ALFI di seluruh Indonesia, sekaligus wadah pertukaran gagasan untuk meningkatkan efektivitas kolaborasi lintas sektor.

Terkait arah dan target kerja ALFI 2026, ketua umum DPP ALFI, Akbar Djohan, berharap ALFI dapat berperan sebagai aggregator dalam dunia logistik nasional.

“Kami berharap segera diluncurkannya Peraturan Presiden tentang Penguatan Daya Saing Logistik Nasional. ALFI ingin berperan sebagai aggregator sekaligus enabler dalam mempercepat arus barang dan distribusi nasional, sehingga logistik benar-benar menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia,” tegasnya.

Melalui Rakernas ini, ALFI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem logistik nasional yang efisien, terintegrasi, dan berdaya saing tinggi. Upaya transformasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia sekaligus mempercepat langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Fed Isyaratkan Pemangkasan Suku Bunga, XAU/USD Berpeluang Menguat

Ekonomi

Vale Indonesia Perkuat Komitmen Pertambangan Berkelanjutan

Ekonomi

KAI Daop 8 Surabaya Wujudkan Kepedulian Lingkungan melalui Pemeliharaan Ruang Hijau dan Infrastruktur Keselamatan

Ekonomi

BRI Manajemen Investasi Raih Penghargaan Best Sharia Mutual Fund 2025

Ekonomi

Tokocrypto Hadirkan Kripto SOON di Indonesia, Peluang Baru bagi Trader

Ekonomi

Indonesia Naik Kelas: Tingkatkan Kapasitas Industri Nasional

Ekonomi

Whale Bitcoin ‘Kuno’ Tiba-tiba Pindahkan BTC dari 2009! Apa yang Terjadi?

Ekonomi

Workshop Monetization 101: How to Make Money from Content with Priska Sahanaya & Beauty Class Fanbo at SMA Triguna